AYOJAKARTA.COM - Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin, dan menyeret nama Jessica Wongso menjadi tersangka sampai saat ini masih diperjuangkan oleh banyak pihak.
Setelah adanya penayangan film dokumenter: Ice Cold: Murder, Coffe, Jessica Wongso, yang ditayangkan di Netflix pada akhir September 2023 lalu menimbulkan banyak fakta-fakta baru yang belum terungkap.
Sehingga dengan adanya penayangan tersebut, banyak netizen yang berspekulasi bahwa pelaku yang sebenarnya dalam kasus ini bukanlah Jessica Wongso.
Banyak nama-nama baru yang ikut terseret dalam kasus ini dimulai dari Edi Salihin, Hanny, hingga hakim dan jaksa yang terlibat dalam persidangan.
Otto Hasibuan hingga ribuan lawyers yang tergabung dalam Tim Aliansi Advokat Pembela Jessica Wongso, mengaku siap untuk terus memperjuangkan kasus ini dan menegakan keadilan untuk Jessica.
Bahkan, mereka telah melaporkan beberapa nama yang dicurigai ikut terlibat melakukan kecurangan dalam persidangan kasus Jessica.
Baru-baru ini, pengacara Alvin Lim yang baru saja bebas dari tahanan, ikut memberikan komentarnya atas kasus yang terjadi pada Jessica Wongso.
Alvin Lim mengatakan bahwa kasus yang dialami oleh Jessica tidak jauh berbeda dengan kasus yang dialami olehnya.
Menurut Alvin Lim, kasus Jessica ini merupakan kasus yang simpel dan mudah ditangani.
Namun, ada beberapa kesalahan yang mengakibatkan kasus ini menjadi panjang.
“Jadi kasus Jessica ini, kasus simpel dan sepele. Kesalahan awal berada pada kepolisian, jadi ada beberapa oknum yang memaksakan kasus tersebut,” kata Alvin, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Sarang Informasi.
Alvin pun mengatakan bahwa penegak hukum di Indonesia saat ini tidak dapat dipercaya.
Pasalnya Alvin melihat banyak oknum yang mengaku sebagai penegak hukum tapi ternyata banyak juga yang melanggar hukum.
“Saya lihat polisi ini menegakkan hukum katanya dalihnya menegakkan hukum, tapi dia menegakkan hukum dengan cara-cara yang melanggar hukum,” ucapnya.
Baca Juga: Tak Dapat Sanggahan Soal Rekayasa CCTV Jessica Wongso, Rismon Sianipar: Anda Sudah Tertangkap Basah!
Alvin pun sangat menyayangkan peran beberapa pejabat tinggi di Indonesia seperti Presiden, Kapolri, Jenderal, hingga Menteri Polhukam yang saat ini menjabat.
Sebab, kata dia, mereka hanya memberikan sebuah statement yang tidak ada bukti dan tindakan yang nyata.
Maka dari itu, dengan tegas Alvin mengatakan tidak heran jika tindakan kriminalisasi di Indonesia saat ini masih sering terjadi.***