AYOJAKARTA.COM -- Polemik 3 mikrofon yang digunakan oleh cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dalam debat kedua Pilpres 2024 menuai sorotan publik usai disentil Roy Suryo.
Dalam cuitannya di X, Roy Suryo mempertanyakan kenapa Gibran menggunakan 3 mikrofon berbeda dengan 2 cawapres pesaing yang lain yaitu menggunakan clip-on, hand-held, dan headset.
Cuitan mantan Menpora ini pun viral di media sosial X sehingga memunculkan spekulasi negatif terhadap cawapres nomor urut 2.
Baca Juga: 4 Karakter Asli Orang yang Selalu Segar saat Bangun Pagi Hari, Kamu Termasuk?
Terkait pernyataan yang disampaikan oleh Roy Suryo dalam akun X miliknya, salah satu presenter TV yakni Helmi Yahya buka suara.
Bersama dengan rekannya yang seorang praktisi televisi menjelaskan alat apa saja yang dipakai oleh Gibran saat mengikuti sesi debat cawapres.
“Mas Roy Mas Roy, saya sekarang sama adik saya ini Apni Jayaputra. Berapa tahun di dunia televisi?” ungkap Helmi Yahya dikutip Ayojakarta.com dari unggahan TikTok @kimfornkri pada Kamis (28/12/2023).
“28 tahun? kalau saya 30 tahun. Sangat tahu tentang teknikal, jadi ini alat itu memang ada tiga,” sambungnya.
Disebutkan tiga alat yang dipakai dari masing-masing cawapres adalah mikrofon (handheld), clip-on, dan skintone mic (yang ditempel di pipi).
Presenter TV ini mengatakan bahwa skintone biasanya dipakai saat drama-drama dan ditempelkan di pipi sampai ke mulut.
“Dan ini bukan earphone bos, kalau earphone itu adanya di telinga. Kan tidak ada yang di telinga sama sekali,” ujar Helmi Yahya.
Sementara rekannya Afni Jaya praktisi televisi kemudian menjelaskan alat kedua yang dipakai dalam debat cawapres yaitu handheld (mikrofon).
“Untuk backup, jadi sistem backup itu memang dibikin tiga. Karena skintone sangat sensitive,” kata dia.
Dijelaskan alat ketiga yang dipakai dalam debat cawapres yakni clip-on, menurut Helmi Yahya digunakan untuk kepentingan broadcast.
Dalam penjelasannya presenter TV dan rekannya menyinggung bahwa tidak ada unsur salah seorang peserta yang bisa melakukan kecurangan.
“Sulit banget, mau ditaruh di mana,” sambungnya.
Video tanggapan Helmi Yahya dan rekannya Afni atas kritikan yang dilayangkan Roy Suryo soal 3 mikrofon Gibran ini menuai banyak komentar publik.
Banyak yang mempertanyakan kredibilitasnya sebagai pakar telematika yang selama ini disematkan kepada Roy Suryo.
“kok ada org percaya roy suryo pakar telematika, jadi menpora yg biasa atlit juara nyanyi Indonesia Raya tapi dia ngga hafal,” tulis salah satu akun di kolom komentar.
Baca Juga: Menuju CPNS dan PPPK 2024: Peluang Terbuka untuk Jutaan Honorer, Yuk Kenali Syarat-syaratnya!
“skill IT nya tahun 90 an,” balas akun lainnya.
“Gua pikir Roy Suryo pakar…eh ternyata,” ujar akun lainnya.
Sementara itu beberapa akun juga menyinggung kasus Jessica Wongso yang mana Roy Suryo sempat memberikan pendapatnya terkait CCTV Kafe Olivier.
“dari sini kita bisa nilai kapasitasi Roy Suryo itu gmn. blom lagi kasus Jessica wongso cctv-nya yg dia bilang real tnp edit,” ujar salah satu akun.***