Buka Suara soal Kasus Jessica Wongso, Dr Lita Gading Akui Kuliahnya Sempat Dijegal: Ada Uang Tutup Mulut

Buka Suara soal Kasus Jessica Wongso, Dr Lita Gading Akui Kuliahnya Sempat Dijegal: Ada Uang Tutup Mulut
Buka Suara soal Kasus Jessica Wongso, Dr Lita Gading Akui Kuliahnya Sempat Dijegal: Ada Uang Tutup Mulut

AYOJAKARTA.COM -- Kasus kopi sianida Jessica Wongso memang menyita perhatian publik termasuk seorang psikolog, Dr Lita Gading.

Dalam unggahan TikTok @bongkar._.86, Dr. Lita Gading memberikan pengakuan mengejutkan soal kasus Jessica Wongso.

Dr. Lita Gading mengaku kuliahnya sempat dijegal pada 2016 ketika buka suara soal kejanggalan kasus Jessica Wongso.

Baca Juga: Buntut Pernyataan Wirang Birawa soal Oknum di Kasus Jessica Wongso, dr Lita Gading Sindir Institusi Penting

Dokter cantik kelahiran 10 September 1975 itu mengaku bahwa dulu pernah menjadi asisten seorang Profesor yang menangani kasus Jessica.

Sehingga dirinya tahu betul bagaimana kasus tersebut berjalan.

“Dulu waktu 2016 saya kan masih S2 tuh saya sebagai asistennya seorang Professor pada saat itu, saya tahu dong karena beliau juga salah satu tim untuk mengusut soal Jessica ini, berarti saya juga ada didalamnya,” katanya.

Dia mengaku bahwa banyak kejanggalan dalam kasus tersebut, namun mengingat adanya kode etik profesi dia tidak bisa mengungkapkannya secara gamblang.

“memang si banyak sekali kejanggalan-kejanggalan di sana guys, namun ya kembali lagi ini adalah sebuah kode etik profesi,” ujarnya.

 Baca Juga: SNBP 2024 Bukan Satu-satunya! Berikut Daftar PTN yang Buka Pendaftaran Jalur Rapor Tanpa Tes

Melihat Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel yang juga angkat bicara soal kasus tersebut, akhirnya dia pun memberanikan diri untuk speak up.

Namun siapa sangka, Dr Lita mengaku mendapat tekanan hingga ada uang tutup mulut.

Hanya saja dia menolak, alhasil kuliah S2 dirinya dihambat sampai satu semester pada saat itu.

“Sama seperti Mas Reza, saya pun juga begitu guys ada tekanan ada uang tutup mulut dan sebagainya, namun saya tidak mau berbicara secara lantang tetap saya harus mengemukakan apa yang menjadi sebuah problematika pada saat itu,” kata Dr Lita.

“namun alhasil guys, kalian tahu S2 saya sampai dihambat sampai satu semester,” lanjutnya.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Kerahkan Kemampuan Observasimu dan Temukan Sepeda Paling Berbeda dalam Gambar Ini, Ketemu?

Akhirnya, setelah mendapat tekanan dia pun mengaku untuk memilih meminta maaf agar dapat kembali melanjutkan pendidikannya.

“Dengan saya sedikit mendekat, merendah gitu ya akhirnya ya sudahlah minta maaf akhirnya saya diperbolehkan lagi dengan syarat-syarat tertentu,” ucapnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dijegal
# tutup mulut
# buka suara
# Lita Gading
# Jessica Wongso
# uang

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).