AYOJAKARTA.COM -- Kasus yang melibatkan Jessica Wongso dalam peristiwa kopi sianida saat ini sedang menarik perhatian masyarakat, terutama setelah diperbincangkan dalam tayangan Netflix. Dalam hal ini, Otto Hasibuan, selaku pengacara Jessica Wongso, dengan tegas menyatakan komitmennya untuk senantiasa berupaya memberikan keadilan yang sepenuhnya bagi kliennya.
Namun demikian, di sisi lain, Otto Hasibuan menegaskan bahwa peranannya sebagai pembela Jessica Wongso di pengadilan bukanlah semata-mata untuk meraih kemenangan.
Seperti yang dikutip Ayojakarta.com dari suara.com, Otto Hasibuan dengan jelas mengungkapkan bahwa fokus utamanya bukanlah mencari kemenangan hukum semata, melainkan memastikan bahwa setiap aspek keadilan ditegakkan dengan benar dan sesuai prosedur.
Baca Juga: Otto Hasibuan Bakal Laporkan Dokter yang Terlibat di Kasus Kopi Sianida ke MKDKI
"Saya katakan, jangan sekali-kali membela perkara itu untuk menang, kalau berpikir untuk menang, maka kalau kalah kita akan kecewa dan kita akan berpotensi untuk melakukan berbagai macam cara untuk menang," ucapnya.
Meskipun begitu, terkait dengan hal ini, Otto Hasibuan dengan mantap menyatakan bahwa sebagai seorang pengacara, kewajibannya adalah melakukan segala upaya terbaiknya. Baginya, menjalankan setiap langkah yang diperlukan untuk membela klien adalah suatu tugas yang tak terhindarkan.
Dalam pandangannya, apabila segala tindakan terbaik telah dilakukan namun hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan harapan, Otto Hasibuan meyakinkan bahwa hal tersebut bukanlah suatu masalah. Baginya, integritas dan dedikasi sebagai seorang pembela hukum lebih penting daripada sekadar meraih kemenangan tanpa menjunjung tinggi prinsip-prinsip keadilan.
"Urusan saya adalah melakukan pembelaan sebaik mungkin," lanjutnya.
Seperti yang diketahui sebelumnya, kasus Jessica Wongso kembali menjadi sorotan masyarakat setelah film “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso (2023)” tayang di Netflix, pada 28 September 2023. Film tersebut menjadi sorotan karena di dalamnya banyak wawancara orang-orang yang terkait hingga bukti-bukti di pengadilan.