AYOJAKARTA.COM -- Cawapres nomer urut 2, Gibran Rakabumingraka akui tidak ada lawan berat pada debat cawapres mendatang.
Namun, Gibran tidak menjelaskan secara detail mengapa baginya tidak ada ada lawan berat pada debat cawapres.
"Nggak, nggak ada," kata Gibran singkat.
Saat disinggung oleh wartawan mengenai pernyataan dari Timnas AMIN yang menyebut bahwa Mahfud MD adalah lawan debat terberat bagi Cak Imin, Gibran tidak banyaj berkomentar.
Baca Juga: 5 Cara Memanjangkan Rambut dengan Cepat dan Alami dalam 1 Minggu
"Ya biar saja, sudah nggih," jawab Gibran.
Gibran sendiri mengaku sudah mempersiapkan diri menjelang debat cawapres yang diadakan oleh KPU nanti.
"Ya semua nanti disiapkan, ya," ucap Gibran.
Sementara itu, Kaesang Pangarep yang merupakan adik dari Gibran Rakabuming mengakui bahwa kakaknya akan menghadapi lawan yang berat pada debat cawapres mendatang.
Kaesang yang juga Ketua Umum partai PSI menilai bahwa baik Mahfud MD maupun Cak Imin adalag sosok yang sangat berpengalaman di bidangnya.
"Bagaimanapun beliau-beliau kan sudah berpengalaman cukup banyak, ada (Mahfud MD) Ketua MK, Cak Imin juga sudah di DPR. Beliau pun sudah berpengalaman tapi bukan berarti Mas Gibran tidak bisa mengatasi ini," ?ujar Kaesang.
Kendati demikian, Kaesang meyakini bahwa Gibran dapat menjalani debat dengan baik karena tema yang diusung adalah soal ekonomi.
Mengingat, latar belakang Gibran Rakabuming Raka merupakan seorang pengusaha yang berpengalaman.
"Beliau sendiri juga sudah berpengalaman di dunia bisnis, saya rasa lawan berat bukan berarti tidak bisa diatasi," ucap Kaesang.
Sebagai informasi, debat cawapres akan diselenggarakan pada Jumat (22/12/2023) dengan tema ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur dan perkotaan.
Debat ini akan mempertemukan ketiga cawapres dar masing-masing paslon, yakni Muhaimi Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD.
KPU sendiri belum menentukan lokasi diselenggarakannya debat cawapres mendatang. Apakah di KPU atau di tempat lain.***