AYOJAKARTA.COM – Dalam debat calon presiden (capres) pada Pilpres 2024, Prabowo Subianto sempat memuji pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi.
Prabowo Subianto memuji Jokowi dengan menyampaikan terkait kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang sedang terjadi di Papua saat ini.
Prabowo menyebutkan bahwa Joko Widodo merupakan Presiden yang paling sering melakukan kunjungan ke Papua.
“Presiden Jokowi adalah Presiden di RI yang paling banyak ke Papua,” puji Prabowo Subianto, dalam debat yang dilaksanakan di kantor KPU RI, Jakarta Pusat.
Bahkan, Prabowo Subianto menyebutkan kalau Presiden RI ke-7 tersebut telah melakukan kunjungan ke Papua sebanyak 19 kali.
“Dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di bawah pemerintah Pak Jokowi yang paling pesat dan tinggi dalam sejarah Indonesia,” sebut Prabowo Subianto.
Menyikapi pernyataan Prabowo Subianto tersebut, tentu ada baiknya untuk kita melihat fakta yang sebenarnya, apakah benar Joko Widodo melakukan kunjungan ke Papua sebanyak 19 kali.
Dikutip ayojakarta.com melalui laman suara.com, bahwasanya pada tanggal 10 Juli 2023 lalu, Staf Khusus presiden Bidang Pendidikan dan Inovasi, Billy Mambrasar menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo telah berkunjung sebanyak 17 kali.
Dan disebutkan bahwa 17 kali kunjungan Presiden Joko Widodo ke Papua tersebut adalah bentuk perhatian kepada masyarakat setempat.
Dan Billy Mambrasar juga menyebutkan bahwa setiap kali kunjungan Presiden Joko Widodo ke Papua, pasti ribuan orang memadati di pinggir jalan yang akan dilalui Presiden dengan membawa spanduk dan poster.
"Sebagai staf Khusus Presiden RI yang mendampingi beliau kerja selama empat tahun ini, saya tidak melihat sedikitpun surut antusiasme masyarakat menyambut kedatangannya (Presiden Jokowi)," ungkap Billy Mambrasar.
Baca Juga: Lagi-Lagi Ammar Zoni Tertangkap Akibat Penggunaan Narkoba
Dan setelah terbitnya artikel tersebut, diketahui terkini bahwa Presiden Jokowi kembali melakukan kunjungan pada tanggal 22-24 November 2023 kemarin.
Dan setelah kunjungan tersebut, belum ada lagi kunjungan Jokowi ke Papua, dan bahkan penelusuran lebih lanjut, tidak ada penemuan lain lagi terkait kunjungan Jokowi ke Papua.
Sehingga dapat disimpulkan apabila pernyataan Billy Mambrasar terkait 17 kali kunjungan Jokowi ke Papua, dan baru bertambah satu kunjungan di bulan November 2023.
Baca Juga: Jika di PK Kedua Bukti Kasus Kopi Sianida Masih Sama, Susno Duadji: Jessica Wongso Harus Bebas
Sehingga, diketahui bahwa Jokowi telah berkunjung ke Papua baru 18 kali kunjungan. Dengan demikian, pernyataan Prabowo terkait 19 kali kunjungan Jokowi ke Papua adalah keliru atau tidak tepat.
Namun, jika Prabowo menyebutkan bahwa Jokowi merupakan Presiden RI yang kerap berkunjung ke Papua, maka hal tersebut sejauh ini adalah benar.