AYOJAKARTA.COM – Lembaga survei Populi Center merilis telah merilis hasil terbaru mengenai elektabilitas pasangan capres-cawapres 2024.
Survei Populi Center dilaksanakan pada periode 28 November-5 Desember 2023, dengan jumlah responden sebanyak 1200 orang dan toleransi kesalahan kurang lebih 2,83 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil dari survei ini menunjukan bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka lebih unggul dibandingkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Baca Juga: Perbedaan Hasil Survei Capres dan Cawapres Mulai Dipertanyakan Publik
Berdasarkan survei tersebut, ditunjukan bahwa Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan hasil 46,7 persen.
Sedangkan untuk pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan hasil yang imbang sebesar 21,7 persen.
Kemudian sebanyak 8,1 persen menyatakan belum menentukan pilihan, dan 1,8 persen memilih untuk tidak menjawab.
Hasil yang didapatkan oleh Prabowo-Gibran jauh lebih tinggi dibandingkan periode survei sebelumnya yang menunjukan hasil 35,1 persen pada November 2023.
Menurut pendapat dari analisis Populi Center, meningkatnya suara Prabowo-Gibran berasal dari pendukungnya di Sumatera.
"Dukungan terhadap Prabowo dari pemilih Sumatera pada November sebesar 39,6 persen, namun kini suaranya meningkat menjadi 50,8 persen," ucap analisis Populi Center,dikutip dari Suara.com, Senin (11/12/2023).
Selain Sumatera, suara Prabowo-Gibran juga mengalami kenaikan di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Baca Juga: Survei Charta Politika, Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo-Gibran, Menang Telak?
Di Jawa Barat, suara Prabowo-Gibran mengalami kenaikan dari 43,3 persen menjadi 51 persen.
Sedangkan untuk Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami kenaikan dari 39,1 persen menjadi 44,3 persen.
Selain kenaikan, Prabowo-Gibran juga mengalami penurunan di bagian Timur, yang awalnya 50,3 persen 40 persen.
"Meski demikian, Prabowo-Gibran masih unggul di wilayah ini dibandingkan dengan dua pasang calon lainnya," ucapnya.
Selain elektabilitas, pada survei kali ini sebanyak 70,3 responden meyakini bahwa Pilpres 2024 hanya akan berlangsung dalam 1 putaran.***