AYOJAKARTA.COM — Capres Anies Baswedan nyatanya tak menghiraukan hasil survei elektabilitas yang selalu berada di peringkat bontot.
Sebagaimana diketahui, dari beberapa lembaga survei yang beredar selalu menunjukkan jika pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin selalu berada di urutan terakhir.
Mereka selalu berada di bawah pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ataupun Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Meski begitu, Anies Baswedan mengaku justru semakin optimis menatap kontestasi Pilpres 2024.
Baca Juga: Anies Baswedan Janji Permudah Akses KPR Jika Terpilih Jadi Presiden
"Kami main hari makin optimis melihat keadaan di lapangan," ujar Anies Baswedan, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV pada Sabtu, 11 November 2023.
Saat ini, pasangan capres cawapres Anies Baswedan-Cak Imin lebih berfokus untuk melihat kondisi masyarakat di lapangan untuk menyongsong konsep perubahan yang diusungnya jika menang Pilpres 2024.
Menurut Anies Baswedan, kondisi di lapangan banyak menunjukkan berbagai kalangan membutuhkan perubahan.
Secara khusus, Anies Baswedan menyoroti tentang aspek kebutuhan pokok masyarakat di Indonesia.
Baca Juga: Struktur Timnas Pemenangan Anies-Cak Imin Batal Diumumkan Pekan Ini, Sudirman Said Ungkap Alasannya
"Pertanyaannya sederhana, apakah kebutuhan pokok sekarang harganya terjangkau? Kalau tidak apakah mau diteruskan? Kalau tidak, kami bantu perubahan," kata Anies Baswedan.
Lebih lanjut, Anies Baswedan menyampaikan, akses lapangan kerja di Indonesia masih menjadi salah satu persoalan yang harus diperhatikan.
Masih banyak pengangguran di Indonesia, sementara kebutuhan masyarakat juga tetap harus berjalan.
Dengan konsep perubahan yang diusung nya bersama Cak Imin, Anies Baswedan mengaku siap membantu menyelesaikan persoalan tersebut.
"Kalau belum kami bantu, dan itu semua pesan-pesan yg kami bawa," jelas Anies.
"Kami makin hari makin menemukan kondisi di lapangan makin banyak yang menginginkan (perubahan)," pungkasnya.***

Share this article
Capres Anies Baswedan nyatanya tak menghiraukan hasil survei elektabilitas yang selalu berada di peringkat bontot.