News

SYL Tersandung Kasus Dugaan Korupsi di Kementan, Pengacara Beberkan Adanya Petinggi Parpol yang Terlibat

Oleh: Salman Muhammad Ilham Rabu 06 Des 2023, 12:53 WIB
Syahrul Yasin Limpo (SYL)

AYOJAKARTA.COM - Pengacara Eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), menyampaikan adanya petinggi partai politik (parpol) lain yang terlibat dalam beberapa proyek di Kementan.

Hal ini disampaikan oleh Djamaluddin Koedoeboen selaku pengacara SYL, ia merespon perihal pernyataan pihak Firli Bahuri yang mengatakan tidak pernah melakukan komunikasi dan memeras kliennya.

Djamaluddin menduga adanya keterlibatan beberapa petinggi parpol di proyek Kementan, yang menjadi pintu masuk bagi Firli Bahuri untuk memeras SYL.

Baca Juga: Penuhi Panggilan Dewas KPK, Firli Bahuri Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Pemerasan SYL

"Ini terkait dugaan keterlibatan mereka di beberapa proyek di Kementan, sehingga terjadi pemerasan dari FB selaku Ketua KPK nonaktif (Firli Bahuri) terhadap pak SYL," ujar Djamaluddin, dikutip dari Suara.com, Rabu (6/12/2023).

Walaupun begitu, Djamaluddin tidak memberikan informasi lebih lanjut terkait parpol mana saja yang terlibat dalam proyek Kementan.

Djamaluddin khawatir bahwa hal ini dapat menjadi salah satu hal yang mengganggu jalanya Pemilu 2024.

Baca Juga: Jenderal Polisi Bintang Satu Ini Diperiksa pada Kasus Pemerasan Firli Bahuri Terhadap SYL, Ada Kaitan Apa?

"Kami menduga terkait dengan keterlibatan beberapa oknum petinggi beberapa partai tertentu, sehingga dikhawatirkan akan mengganggu pesta demokrasi di 2024," ucapnya.

Namun, Djamaluddin mengatakan setidaknya terdapat 2 parpol yang terlibat, dan kemungkinan akan terungkap melalui proses hukum yang berjalan.

"Ada lebih dari dua partai politiklah yang diduga terlibat dalam permasalahan itu. Ada oknum ya, oknum, petinggi partai," tuturnya.

Baca Juga: Firli Bahuri Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi Eks Mentan SYL Diam-diam Datangi Bareskrim Polri

Djamaluddin meminta kepada pihak Firli untuk berhenti menyebarkan informasi hoaks berkaitan dengan SYL.

"Aku enggan untuk menyebutkan partai mana. Aku kirim sinyal ke pengacara pak FB. Jangan asal ngomong karena kalau kita buka bisa-bisa Pilpres ini bisa ditunda," ujar Djamaluddin.

Sebelumnya pengacara Firli Bahuri, Ian Iskandar menyampaikan adanya barang bukti yang dimiliki penyidik terkait komunikasi antara SYL dan Firli.

mengklaim dalam barang bukti tangkapan komunikasi digital yang dimiliki penyidik, SYL justru berkomunikasi dengan sosok yang mengaku sebagai kliennya.

"Jadi orang lain yang mengaku Pak Firli. Itu diakui oleh Pak SYL dan itu menjadi barang bukti yang diperlihatkan kepada kami," ucap Ian, Jumat (1/12).

Atas bukti tersebut, Ian menyatakan bahwa kliennya sedang dituduh dengan bukti percakapan dengan SYL, lantaran akun tersebut mengaku-ngaku sebagai Firli Bahuri .***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Desi Kris