News

Lagi! Anies Baswedan Kembali Singgung Pembangunan IKN: Digunakan untuk Kebutuhan Tak Urgen

Oleh: Fitri Nurjanah Selasa 05 Des 2023, 17:11 WIB
Calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, kembali menyinggung adanya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

AYOJAKARTA.COM – Calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, kembali menyinggung adanya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Anies menyebut anggara yang digunakan pembangunan IKN yang besar, digunakan untuk kebutuhan yang tidak mendesak.

“Kita merasakan sekali berapa anggaran yang begitu besar sering tidak digunakan untuk kebutuhan yang urgent,” ucap Anies, dikutip Ayojakarta.com dari Suara.com, Selasa, 5 Desember 2023.

Hal ini diungkapkan Anies, saat dirinya melakukan kampanye di Karawang, Jawa Barat, pada Senin, 4 Desember 2023, kemarin.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, Indonesia memiliki kebutuhan yang lain dari pada harus membangun IKN. Menurutnya, anggaran besar yang dimiliki oleh negara dapat digunakan untuk membangun kota-kota lain di Indonesia.

“Kita punya kebutuhan yang lebih urgen, sering saya katakana kita membangun IKN hari ini, uang sebesar itu kalau dipakai untuk membangun banyak kota supaya lebih maju, transportasi umum lebih baik, dan air minum lebih baik,” katanya.

Baca Juga: Anies Baswedan Komitmen Berantas Korupsi dan Tolak Hukuman Mati untuk Koruptor, Sebut Cara Lain Lebih Ampuh

Sebelumnya, capres nomor urut satu ini sempat mengkritik pembangunan IKN Nusantara bukanlah solusi untuk pemerataan ekonomi di Indonesia.

Sebab, menurutnya pembangunan satu kota baru ditengah-tengah hutan hanya akan membuat ketimpangan baru di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Anies Baswedan Ditanya Soal Pilih Pemimpin karena 'Gemoy': Emang Boleh?

Lebih lanjut, Anies pun mengatakan bahwa dirinya akan mengkaji ulang Undang-Undang IKN jika terpilih sebagai presiden 2024.

“Nanti saya lihat, kalau saya terpilih kita akan kaji ulang itu semua (Undang-Undang IKN),” kata Anies, dalam acara desak Anies, pada Rabu, 29 November 2023 lalu.

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Aris Abdulsalam