News

Presiden Prabowo Perintahkan Seluruh Warga Miliki Rekening Bank untuk Dukung Govtech, Mulai Kapan?

Oleh: Fajar Ari Wibowo Jumat 21 Mar 2025, 14:30 WIB
Presiden Prabowo memerintahkan agar seluruh warga Indonesia segera memiliki rekening bank untuk mendukung integrasi sistem govtech.

AYOJAKARTA.COM -- Presiden Prabowo memerintahkan agar seluruh warga Indonesia segera memiliki rekening bank.

Langkah ini diambil untuk mendukung integrasi sistem government technology (govtech).

Setelah terintegrasi dengan govtech, pemerintah lebih mudah menyalurkan bantuan sosial langsung kepada masyarakat.

Baca Juga: Cepat Kilat Revisi RUU TNI karena Permintaan Prabowo? Menteri Hukum Supratman Andi Tegas Bantah Hal Ini, Begini...

Dikutip dari integrasolusi.com pada Jumat (21/3), GovTech merujuk pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh pemerintah guna meningkatkan pelayanan publik.

Selain itu, melalui sistem Government Technology pemerintah dapat memperbaiki manajemen internal, dan mendukung kebijakan publik dengan mudah.

Kepala Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, mengungkapkan bahwa perintah tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat bersama jajaran pengurus di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 18 Maret 2025.

"Presiden menekankan agar proses pendataan dan pembukaan rekening bank untuk seluruh penduduk segera dilaksanakan. Hal ini penting mengingat pada Januari mendatang akan dimulai uji coba penyaluran bantuan sosial langsung melalui sistem govtech," ujarnya dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden (21/3).

Baca Juga: Blak-blakan! Sri Mulyani dan Airlangga Hartarto Buka Suara Soal Isu Mundur, Pastikan bersama Prabowo di Kabinet Merah Putih

Menurut informasi, Presiden juga menyatakan bahwa pemerintah akan meluncurkan platform digital govtech pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Implementasi sistem ini direncanakan mulai Januari 2026 dengan uji coba penyaluran bantuan sosial langsung ke rekening warga.

Platform ini nantinya akan menyatukan seluruh aplikasi lembaga dan kementerian yang selama ini beroperasi secara terpisah.

Harapannya, dengan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran negara, mengurangi potensi korupsi, dan mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Gelar Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Percepatan Hilirisasi Nasional

Integrasi sistem govtech diproyeksikan dapat menghemat anggaran negara hingga 1 triliun rupiah.

Menariknya, sistem teknologi ini dapat berpotensi penghematan yang terus bertambah dalam jangka panjang.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap tidak hanya tercapainya target penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.

Lebih-lebih juga terwujudnya sistem pemerintahan yang lebih transparan dan efisien melalui pemanfaatan teknologi digital.***

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil