News

Kilas Balik Sidang Jessica Wongso: Diundang Ayah Mirna Salihin, Roy Suryo Buat Gaduh hingga Diusir dari Ruang Sidang

Oleh: Sulistiyaningsih Selasa 28 Nov 2023, 17:45 WIB
Roy Suryo

 

AYOJAKARTA.COM – Nama Jessica Wongso kembali menjadi perhatian publik meski  sudah tujuh tahun berlalunya kasus kopi sianida.

Hal ini tidak lain karena film dokumenter  Netflix yang bertajuk ‘Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso’.

Teka-teki kasus kematian Mirna Salihin kembali dipertanyakan publik.

Apalagi ada temuan baru hingga muncul banyak spekulasi bahwa Jessica Wongso tidak bersalah dalam kasus kopi sianida.

Baca Juga: Ikut Bicara Kasus Kopi Sianida, Mantan Wakapolri Beri Solusi Bebaskan Jessica Wongso: Upaya Hukum PK Luar Biasa

Berbicara mengenai kasus kopi sianida ternyata pakar Informasi dan Teknologi (IT) Roy Suryo sempat hadir dalam persidangan yang menyeret Jessica Wongso.

Hal yang menarik dalam kilas balik ini, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut sempat membuat heboh dan gaduh dalam sidang Jessica Wongso tahun 2016 silam.

Pada saat itu, Roy Suryo datang sebagai pengunjung sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 15 September 2016.

Awalnya sidang memperdebatkan barang bukti rekaman CCTV Kafe Olivier yang diragukan saksi ahli digital forensik dari kubu Jessica Wongso yakni Rismon Hasiholan Sianipar.

Baca Juga: Yakin CCTV Kasus Jessica Wongso Hasil Rekayasa, Rismon Sianipar: Resolusi Berbeda, Downscaling

Perdebatan belum selesai karena Roy Suryo menunjuk-nunjuk hakim hingga membuat sidang menjadi gaduh.

“Saudara Roy Suryo kenapa tunjuk-tunjuk hakim,” kata Otto Hasibuan selaku kuasa hukum Jessica Wongso dikutip Ayojakarta.com dari laman Suara pada Selasa (28/11/2023).

Ditegur Otto Hasibuan, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era pemerintahan SBY ini berdiri dan menatap kuasa hukum Jessica Wongso, ia pun berteriak.

“Dia bohong, dia bohong! Terima kasih Yang Mulia,” kata Roy Suryo sambil menunjuk.

Baca Juga: OC Kaligis Yakin Jessica Korban Hakim, Sebut Putusan Tidak Berdasarkan Saksi Fakta, Melainkan...

Kehadiran dan tindakan Roy Suryo yang menunjuk-nunjuk saat persidangan membuat ruangan riuh oleh suara pengunjung lain.

Hal ini turut membuat Hakim Kisworo meminta mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini menghormati persidangan.

Bahkan pada saat itu, banyak pengunjung lain yang meneriaki Roy Suryo agar kembali duduk karena mengganggu jalannya sidang kasus Jessica Wongso.

“Ngapain loe berdiri!”, kata salah satu pengunjung.

 “Duduk Suryo,” saut pengunjung lain.

Baca Juga: Profil OC Kaligis, Pengacara Kondang yang Ikut Komentari Kasus Jessica Wongso

Namun Roy Suryo tampaknya masih bertahan tetap berdiri dan terus menatap Otto Hasibuan.

“Roy Suryo kamu menghancurkan peradilan!”, saut pengunjung lain.

“Rusak ini negara!”, teriak salah satu pengunjung sidang.

Tindakan ini membuat beberapa personel pengamanan sidang berdiri untuk mengamankan Roy Suryo.

Baca Juga: Curi Perhatian Netizen! Imbas Kasus Jessica Wongso, Warganet Ini Ngaku Over Thinking saat Pesan Kopi Vietnam

Beberapa saat kemudian, ia bersama dengan petugas keamanan sidang keluar dari ruangan.

Terkait mengapa dirinya sempat membuat kehebohan dalam sidang kasus kopi sianida, pakar telematika ini menilai bahwa kesaksian ahli digital forensik yang dihadirkan kubu Jessica Wongso yakni Rismon Sianipar sangat bertentangan.

Roy Suryo menyatakan bahwa kesaksian Rismon Sianipar sebagai ahli banyak melanggar ilmu pengetahuan.

“Apa yang dilakukan Rismon banyak lakukan kesalahan, tidak tepat dan langgar ilmu pengetahuan. Salah satu contoh soal resolusi gambar dia bilang resolusi itu salah, bohong itu tidak betul,” katanya.

Baca Juga: Beri Tanggapan Soal Hakim Jessica Wongso yang Dilaporkan ke KY, OC Kaligis: Memang Masih Banyak Hakim yang...

Sebelumnya Pakar IT ini mengatakan bahwa kedatangannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam sidang kasus Jessica Wongso karena permintaan ayah mendiang Mirna Salihin.

Pakar IT ini mengatakan bahwa dirinya merupakan teman Edi Darmawan Salihin yang tidak lain merupakan ayah mendiang Mirna Salihin.

“Saya bukan ahli, tapi teman Pak Darmawan,” ujarnya di PN Jakarta Pusat pada 10 Agustus 2016.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Fathul Amanah