News

Bertemu dengan Dua Tokoh Penting Nasional, Capres Ganjar Pranowo Ungkap Materi Percakapan dan Bekal Pelajaran

Oleh: Karseno AJ Jumat 24 Nov 2023, 15:02 WIB
Bertemu dengan Dua Tokoh Penting Nasional, Capres Ganjar Pranowo Ungkap Materi Percakapan dan Bekal Pelajaran (IG @ganjar_pranowo)

AYOJAKARTA.COM – Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo pada Jumat pagi tadi menemui Wakil Presiden RI ke-11, Boediono.

Tiba di kediaman Wakil Presiden RI ke-11, Boediono serta Ganjar Pranowo langsung larut dalam dialog santai setelah menyempatkan diri bersalaman.

Sebelum mendatangi Boediono, Ganjar Pranowo sempat menemui rohaniawan Franz Magnis Suseno atau Romo Magnis di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.

Baca Juga: Si Doel Ditunjuk Jadi Ketua Tim Pemenangan Daerah Ganjar-Mahfud di Banten

Buah dari pertemuannya dengan Romo, Ganjar mengaku mendapatkan dua buah buku yang masing-masing berjudul Etika Politik dan Iman Dalam Tantangan.

Sehubungan dengan pemberian buku dari Romo Magnis Suseno tersebut, kepada awak media Ganjar sempat menyampaikan pernyataan.

“Ini buku legend hampir semua orang membaca, kalimatnya pendek-pendek, menurut Romo boleh dibaca satu-dua, karena sudah cukup membekali,” ungkap Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar merasa senang bisa bertemu langsung dan menerima buku dari rohaniawan Franz Magnis Suseno.

Baca Juga: Anies Baswedan-Cak Imin Targetkan Raih 81 Juta Suara di Pilpres 2024

Terkait dengan pertemuan bersama Boediono yang dianggap sebagian kalangan sebagai upaya mencari dukungan, Ganjar memberikan keterangan.

Menurut Ganjar maksud kedatangannya menemui Boediono tidak lain sebagai bentuk penghormatan terhadap mantan Wakil Presiden.

“Saya sowan ke Beliau sebagai orang tua kita, dan saya mendapatkan banyak ilmu, karena Beliau ini adalah salah satu Begawan Ekonomi dan Birokrasi,” terang Ganjar.

Adapun jenis pelajaran yang didapatkan Ganjar dari pertemuan dengan Boediono, menurut Ganjar merupakan modal penting yang diperlukan setiap pemimpin.

Sejalan dengan agenda pemilu 2024, menurut Ganjar pelajaran dari Boediono sangat penting untuk diterapkan sebagai pilar dalam bernegara.

Baca Juga: Gibran Tidak Datang di Acara Muhammadiyah, Prabowo: Saya Minta Maaf

Dengan berfungsinya tiga pilar penting tersebut, Ganjar optimis bahwa proses bernegara juga akan terasa dampaknya oleh semua.

“Mengurusi kelembagaan, mengurusi SDM, dan membuat programnya yang juga bagus, kalau ini berjalan baik maka negara juga akan baik,” jelas Ganjar.

Terkait dengan adanya penilaian publik yang menyebut pertemuan dengan Boediono menyangkut persoalan politik; Ganjar dengan jelas menampik.

Menurut Ganjar, figur Wapres ke 11 Boediono merupakan pribadi dengan karakter kemanusiaan dan kebangsaan.

Baca Juga: Firli Bahuri Jadi Tersangka, Istana Siapkan Keppres Pemberhentian Sementara hingga Pengganti Ketua KPK

Sehingga materi percakapan dengan Boediono hari ini, tidak menyoroti aspek-aspek politik melainkan aspek humanistik yang futuristik.

Persoalan kepemimpinan di masa yang akan datang, menurut Ganjar merupakan persoalan yang harus disikapi dengan tenang.

Karena kesadaran akan hal tersebut, maka capres Ganjar Pranowo menyempatkan diri untuk datang.

“Saya sudah tahu karakter Beliau, makanya saya bicara soal yang lebih praktis, bagaimana leadership, jadi ilmu-ilmunya itu,” pungkasnya dikutip Ayojakarta, Jumat 24 November 2023 dari Kompas TV. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Hengky Sulaksono