AYOJAKARTA.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM mengeluarkan aturan terkait pemberian rice cooker gratis.
Aturan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2023.
Di mana dalam peraturan tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM akan menyediakan alat masak berbasis listrik atau AML.
Baca Juga: Postingannya Dinilai Serang Susi Pudjiastuti, Wulan Guritno Dicurigai sebagai Promotor Judi Online?
Dari total anggaran sebesar 347,5 miliar rupiah tersebut, Kementerian ESDM akan membagikan rice cooker listrik kepada sebanyak 500.000 rumah tangga.
Dengan perincian tersebut, setiap rumah tangga akan mendapatkan jatah rice cooker seharga Rp 695.000 per unit.
Kementerian ESDM berharap, dengan adanya pemberian alat masak berbasis listrik akan meningkatkan konsumsi listrik dalam rumah tangga.
Hal tersebut dinilai perlu karena PLN saat ini tengah mengalami kelebihan listrik, dan tentunya untuk langkah penghematan terhadap konsumsi gas melon.
Baca Juga: Jika Susi Pudjiastuti Jadi Cawapres, Elektabilitas Anies Baswedan Disebut Akan Melesat Tinggi
Sejalan dengan rencana tersebut, Dirjen ESDM tengah melakukan pendataan terkait rumah tangga yang akan mendapatkan rice cooker.
Agar langkah kebijakan tidak salah sasaran, sejumlah kriteria bagi calon penerima rice cooker juga telah ditetapkan.
Selain tidak memiliki alat masak listrik atau kompor induksi, calon penerima juga merupakan pelanggan PLN Golongan 450 Volt Ampere hingga 1300 VA.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Masih Rendah, Susi Pudjiastuti Jadi Cawapres untuk Pendongkrak?
Di samping itu, calon penerima rice cooker juga nantinya akan menerima rice cooker dengan kapasitas 1,8 Liter hingga 2,23 Liter.
Terkait dengan adanya rencana pemberian rice cooker gratis, mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti sempat memberi tanggapan.
Melalui akun X pribadinya, Susi menyayangkan langkah yang ditempuh Pemerintah karena menilai hal tersebut terlalu dipaksakan.
Baca Juga: Susi Pudjiastuti Tolak Kebijakan Ekspor Pasir Laut Jokowi: Kerugian Lingkungan Jauh Lebih Besar!
“Kenapa hal yang batal tahun lalu tetap dipaksakan tahun ini? Bukankah lebih baik anggaran seperti ini dialihkan untuk mengurangi atau subsidi harga berasnya,” tulis Susi.
Selain menilai langkah AML terlalu dipaksa, Susi juga memberi pandangan lain dengan memberi saran pemberian tunai untuk kebutuhan masyarakat.
Unggahan Susi Pudjiastuti terkait program AML di akun X juga mendapat beragam tanggapan dan komentar dari warganet.
Baca Juga: Bantu Husein Ali ASN Guru Viral Usai Laporkan Pungli, Susi Pudjiastuti Bertindak dan Lakukan Ini
Sebagian besar warganet menilai langkah yang ditempuh pemerintah tidak mengena ke akar permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.
Warganet menilai kebutuhan masyarakat saat ini bukan terletak pada adanya rice cooker, melainkan ketersediaan beras untuk dimasak.
Namun demikian, ada warganet yang berasumsi jika rice cooker pemberian pemerintah berbeda dengan produk pasaran.
Baca Juga: Opini Keras TPNPB Anggap Susi Pudjiastuti Seorang Penjajah, Ngotot Ingin Merdeka dari Indonesia
“Rice cooker limited edition,semoga ada tanda tangan menterinya buat kenang-kenangan,” tulis warganet pemilik akun @*ndreirwan*. ***