AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diketahui akan menjadi salah satu kandidat bakal capres-cawapres di Pilpres 2024.
Pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin diusung oleh Partai NasDem, Partai PKB, dan Partai PKS yang dideklarasikan pada 2 September 2023 pukul 14.00 WIB di Surabaya.
Usai Anies Baswedan gandeng sosok Cak Imin menjadi cawapresnya elektabilitas yang semula berada di angka 15,3 persen kini terus mengalami kenaikan.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Cak Imin Tanggapi Pernyataan Menag Soal Kampanye Politik di Lingkungan Pesantren
Terbaru, survei yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa angka elektabilas Anies Baswedan mengalami kenaikan sebanyak 4 persen.
"Agak lumayan kenaikannya adalah Anies Baswedan. Pada Juli ia mendapatkan 15,3 persen dan pada September menjadi 19,9 persen. Ya naik di angka sekitar 4 persen," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda seperti dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Selasa, 10 Oktober 2023.
Hanta mengungkapkan bahwa kenaikan elektabilitas tersebut terjadi seusai deklarasi cawapres Anies Baswedan yang menggandeng Cak Imin.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Cak Imin akan Gelar Jalan Sehat, Hadiahnya Umroh hingga Kulkas, Mau Ikutan?
"Jika kita tahu satu atau dua hari sebelum pengambilan data ada deklarasi cawapres Anies Baswedan," tambahnya.
Perlu diketahui, sebelumnya elektabilitas Anies Baswedan mengalami naik-turun.
Berawal dari tahun 2021 saat Anies Baswedan belum pasti apakah akan dideklarasikan menjadi capres atau tidak, besaran elektabilitasnya hanya di angka 20 persen.
Baca Juga: Anies Baswedan-Cak Imin Optimis Menangkan Pilpres 2024 Satu Putaran
"Kemudian mengalami kenaikan saat deklarasi dari NaDdem pada bulan Oktober. Kartunya hidup di angka 30 persen," katanya.
Adapun survei terbaru yang dikeluarkan oleh Poltracking Indonesia pada Sabtu, 7 Oktober 2023 lalu terkait elektabilitas seluruh capres 2024, di mana Prabowo Subianto unggul dengan angka elektabilitas 38,9 persen.
"Hasil survei terbaru Poltracking pada September ini terhadap tiga kandidat capres 2024 yaitu Prabowo Subianto mendapatkan sebesar 38,9 persen, Ganjar Pranowo 37 persen dan Anies Baswedan 19,9 persen," jelas Hanta.
Baca Juga: Akui Elektabilitas Anies-Cak Imin Terdampak Kasus Hukum Yasin Limpo, Surya Paloh: Tapi Sejauh Mana?
Ketiga capres mengalami peningkatan dibandingkan survei pada Juli 2023.
"Pada Juli itu elektabilitas Prabowo meningkat dari 37,5 persen menjadi sekarang 38,9 persen. Ganjar naik dari 35,9 persen menjadi 37 persen dan Anies Baswedan dari 15,3 persen menjadi 19,9 persen," imbuhnya.
Survei Poltracking Indonesia tersebut dilakukan pada periode tanggal 3 hingga 9 September 2023.
Baca Juga: Pasca Deklarasi Anies Baswedan dan Cak Imin, Belum Beri Efek Positif di Jawa Timur
Survei dilakukan berdasarkan wawancara tatap muka langsung dengan responden yakni menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan melibatkan 1.220 responden.
Responden terdiri dari warga dengan hak pilih berusia 17 tahun ke atas.
Selain itu, margin of error survei Poltracking Indonesia tersebut berada di +- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Meski pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin dalam survei berada di posisi ketiga, namun elektabilitas terus mengalami kenaikan.
Kendati demikian, Anies Baswedan tak terpaku pada hasil survei yang dilakukan oleh lembaga-lembaga, dirinya hanya fokus bersama Cak Imin dan para jajaran partai di Koalisi Perubahan untuk mewadahi aspirasi rakyat, sekaligus menyusun langkah pemenangan di Pilpres 2024. ***