News

Hadiri Rapat Kerja Korpri, Presiden Joko Widodo Minta ASN Jangan Monoton

Oleh: Sahdan Maulana Selasa 03 Okt 2023, 13:10 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

AYOJAKARTA.COM - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau yang biasa dipanggil Jokowi membuka Rapat Kerja Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2023.

Rapat kerja nasional yang dihadiri Joko Widodo itu digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (3/10/2023) dan dihadiri oleh seluruh pimpinan Korpri.

Pada pembukaannya, Presiden Joko Widodo menyinggung soal ASN tidak boleh monoton dan terpaku rutinitas.

Baca Juga: Ini Link Live Streaming Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo pada 16 Agustus 2023, Dapat Diakses Gratis

"Karakter ASN harus berubah. Jangan monoton, jangan terpaku rutinitas," ujar Jokowi.

Dirinya pun meminta agar para ASN agar inovatif san adaptif terhadap perubahan yang ada.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga meminta para ASN untuk tidak alergi kepada kemajuan teknologi.

Baca Juga: Dukungan untuk Prabowo Subianto Buah Cawe-cawe Presiden Joko Widodo? Begini Kata Analis Politik Yunarto Wijaya

Hal tersebut disampaikan agar ASN lebih fleksibel dan lebih lincah dalam mengejar akselerasi perubahan yang sangat cepat.

"ASN jangan alergi terhadap teknologi dan digitalisasi karena tidak bisa dihindari dan sangat penting," tutur Jokowi.

Presiden Joko Widodo juga menyinggung soal Kementerian-kementerian yang masih jalan sendiri-sendiri.

Baca Juga: Dilaporkan Relawan Jokowi ke Polisi, Ini Tanggapan Rocky Gerung Jika Diajak Ngopi Bareng Presiden Joko Widodo

Dirinya berharap bahwa seluruh elemen kementerian bisa berjalan satu tujuan.

"Saya menghandle kementerian-kementerian, masih egosektoral, masih jalan sendiri-diri. Itu yang berusaha saya handle supaya mereka satu tujuan," ucapnya. 

Lebih lanjut, Jokowi meminta kepada selurug anggota Korpri agar APBN dan APBD jangan terlalu banyak program.

Baca Juga: Viral Momen Manis Ibu Negara Iriana Joko Widodo Usap Wajah Anak yang Kehujanan saat Kunjungan Kerja ke China

Dimana menurut Jokowi, APBN dan APBD tidak boleh diecer kepada Dinas-dinas. Cukup buat beberapa program asal sesuai dengan tujuan.

"Saya meminta APBN dan APBD jangan banyak-banyak program. Satu, dua, tiga cukup asal gol (sesuai tujuan)," tegas Jokowi.

Sebagai informasi, Rakernas Korpri ini bertepatan dengan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) ASN menjadi undang-undang (UU) di rapat paripurna DPR yang digelar hari ini.***

Reporter Sahdan Maulana
Editor Desi Kris