AYOJAKARTA.COM - Untuk bisa masuk dan terdaftar sebagai peserta CASN 2023, setiap pendaftar harus melewati sejumlah tahapan.
Dimulai dari seleksi administrasi, selanjutnya setiap peserta CASN 2023 akan mengikuti seleksi kompetensi dasar atau SKD serta seleksi kompetensi bidang atau SKB.
Namun demikian, pada sejumlah instansi pemerintah juga masih terdapat tes lain seperti tes fisik sebagai penentu kelulusan CASN 2023.
Baca Juga: Kementerian Agama Rilis Laman Khusus CASN Kemenag, Cek Linknya di Sini
Karenanya, selain harus bersikap super teliti, setiap peserta CPNS maupun PPPK juga perlu mempersiapkan diri menghadapi tes SKD.
SKD merupakan bagian dari rangkaian tes yang dilakukan setelah peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi atau pemberkasan.
Dalam tes SKD, setiap peserta akan diminta untuk menyelesaikan sejumlah tugas dengan batasan waktu tertentu.
Mengingat durasi waktu yang diberikan tidaklah banyak maka setiap peserta perlu menyiapkan strategi khusus menghadapi SKD.
Salah satu jenis strategi yang biasa dilakukan para lulusan CASN dalam menghadapi tes SKD adalah dengan menggunakan Jembatan Keledai.
Jembatan Keledai merupakan suatu istilah yang dilakukan untuk menyingkat kata awalan agar menjadi lebih efisien serta mudah diingat.
Contoh Jembatan Keledai yang banyak dikenal dan diketahui orang adalah Mejikuhibiniu sebagai urutan warna bias matahari.
Istilah Mejikuhibiniu merupakan kata pengganti untuk menyingkat warna Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu.
Terkait dengan soal-soal dalam tes SKD penerimaan CASN, penggunaan Jembatan Keledai juga terjadi untuk menjawab soal-soal.
Baca Juga: Ini Dia 5 Instansi Paling Banyak Buka Lowongan dalam Seleksi CASN 2023, Jangan Sampai Ketinggalan!
Dalam SKD, setiap peserta CASN akan dimintai kemampuan untuk mengidentifikasi tugas pokok dari lembaga tertinggi dan lembaga tinggi negara.
Majelis Permusyawaratan Rakyat atau MPR memiliki tugas untuk menetapkan Undang-undang, memberhentikan Presiden atau Wapres, serta Melantik presiden dan wakilnya.
Untuk lebih mempermudah fungsi dan perannya, maka tugas MPR kemudian dilakukan penyingkatan menggunakan jembatan keledai.
Baca Juga: Menjadi Kendala di Pendaftaran CASN 2023, Ini Solusi Persoalan yang Sering Dialami Peserta
Sehingga rincian tugas MPR yang cukup panjang cukup disingkat menjadi TBL yang berarti Tetapkan, Berhentikan dan Lantik.
Hal yang sama juga berlaku untuk menjabarkan fungsi dan tugas dari seorang Presiden yang disingkat menjadi RUMenUPerRa.
RUMenUPerRa merupakan jembatan keledai dari mengajukan RUU, mengangkat dan memberhentikan menteri, menjalankan UU, membentuk Perpu serta mengajukan RAPBN.
Mengingat jumlah lembaga tinggi di Indonesia tidak hanya satu, maka setiap peserta CASN 2023 perlu melakukan pendalaman.
Dengan cara ini, maka setiap kali menemukan soal menyangkut tugas Mahkamah Konstitusi cukup mengingat istilah KuSen untuk menjawab.
Kusen berarti menguji kekuatan UU terhadap UUD, serta memutuskan Sengketa lembaga negara.
Demikian seperti dirangkum AyoJakarta.com, Sabtu (30/9/2023) dari akun Instagram @kitalulus_belajar. ***