AYOJAKARTA.COM -- Selain Penjaga Tahanan, salah satu formasi penerimaan CASN 2023 di Kejaksaan RI adalah Pengelola Penanganan Perkara.
Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, untuk seleksi CASN 2023 ini rangkaian dan tahapan dari Penjaga Tahanan serta Pengelola Penanganan Perkara terdapat perbedaan.
Untuk lebih memahami persamaan dan perbedaan dari formasi Penjaga Tahanan serta Pengelola Penanganan Perkara pada CASN 2023, berikut penjabarannya.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Manusia dalam Kumpulan Beruang untuk Asah Kemampuan Observasimu
Pertama, sebagaimana dengan tahapan yang diberlakukan pada instansi pemerintah umumnya, seleksi awal dari kedua jenis formasi ini adalah Seleksi Administrasi.
Dalam tahapan ini, setiap calon pendaftar harus bersedia untuk melengkapi dan memenuhi setiap aspek persyaratan dokumen yang menjadi ketentuan.
Mengingat tahapan seleksi merupakan hal penting bagi setiap calon peserta CASN, maka kesesuaian berkas-berkas dokumen sangat perlu diperhatikan.
Sebelum memulai pendaftaran, langkah yang perlu dilakukan calon pelamar adalah dengan membaca setiap kalimat agar lulus tahapan seleksi administrasi.
Persamaan berikutnya dari formasi Penjaga Tahanan serta Pengelola Penanganan Perkara adalah Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.
Baca Juga: Karakter Asli Seseorang Terungkap Lewat Gaya Bicara, Orang yang Ceplas Ceplos Ternyata..
Pada tahapan Seleksi SKD, setiap peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan menjalani tiga jenis tes.
Adapun jenis tes yang dimaksud adalah TWK atau Tes Wawasan Kebangsaan, TIU atau Tes Intelegensi Umum dan TKP atau Tes Karakteristik Pribadi.
Persamaan tahapan berikutnya, dari kedua formasi tersebut adalah pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB.
Dalam pelaksanaan tahapan tesnya, sub tes dari kedua formasi tersebut akan ditemukan sejumlah perbedaan dari tahun sebelumnya.
Untuk penerimaan CASN tahun 2023, formasi Penjaga Tahanan serta Pengelola Penanganan Perkara akan menjalani sub tes SKB.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Kamu Punya Penglihatan Bagus Jika Bisa Temukan Topi di Gambar Ini
Di mana tes akan dilakukan dengan menggunakan CAT BKN Computer Assisted Test dari Badan Kepegawaian Nasional.
Dalam pelaksanaan tesnya, setiap peserta akan diminta menjawab soal melalui komputer dengan pertanyaan seputar hukum.
Selain bersifat random, tes ini juga terbilang unik karena pertanyaan dari setiap peserta akan dibedakan.
Adapun besaran nilai persentase dari hasil tes ini terhadap kelulusan setiap peserta adalah sebesar 50 persen.
Perlu diketahui bahwa, meski tergolong baru tes CAT BKN sempat dilakukan pada seleksi CASN tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Tes IQ: Seberapa Teliti Kamu? Temukan Huruf C di Antara Huruf G dalam 8 Detik
Namun tes ini biasanya dilakukan untuk seleksi formasi Calon Jaksa, bukan Penjaga Tahanan maupun Pengelola Penanganan Perkara.
Perbedaan dari kedua formasi juga terdapat pada Tes Wawancara, di mana untuk Pengelola Penanganan Perkara memiliki bobot kelulusan 25 persen.
Sementara untuk formasi Penjaga Tahanan, persentase kelulusan dari Tes Wawancara memiliki bobot sebesar 20 persen.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta.com pada Jumat, 29 September 2023 dari kanal Youtube Agus_arta.***

Share this article
Untuk seleksi CASN 2023 ini rangkaian dan tahapan dari Penjaga Tahanan serta Pengelola Penanganan Perkara terdapat perbedaan.