AYOJAKARTA.COM - Kabar terbaru datang dari FF, salah seorang siswa SMP di Kecamatan Cimanggu, Cilacap, Jawa Tengah yang menjadi korban perundungan.
Dikabarkan bahwa FF mengalami luka dalam akibat perundungan yang dialaminya beberapa waktu lalu.
Berdasarkan dari hasil pemeriksaan rontgen, diketahui bahwa FF mengalami patah tulang rusuk.
Kasatreskrim Polresta Cilacap Kompol Guntar Arif Setiyoko mengatakan FF akan dirujuk ke RSUD Prof Dr Margono Soekarjo untuk mendapatkan perawatan.
“Oleh karena itu, FF dirujuk ke RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif," kata Guntar dikutip dari Republika, Jumat (29/9/2023).
Kepolisian Negara Republik Indonesia dikabarkan memberikan bantuan biaya pengobatan dan perawatan untuk FF.
Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cilacap Komisaris Besar Polisi Fannky Ani Sugiharto menjelaskan bantuan tersebut diberikan untuk meringankan keluarga FF.
Saat ini, FF sudah dirujuk ke RSUD Prof Dr Margono Soekarjo untuk menjalani tindakan bedah atau operasi.
Selain itu, Kapolresta memastikan pihaknya akan terus mengembangkan dan menyelidiki kemungkinan adanya kasus serupa di lingkungan sekolah FF dan wilayah Kabupaten Cilacap.
Baca Juga: Selidiki Kasus Dugaan Perundungan dan Pencabulan di KPI, Polisi Janji Akan Transparan
Untuk diketahui, sebelumnya ramai video aksi bully yang dilakukan oleh dua terduga pelaku di media sosial.
Setelah video bully tersebut ramai, pihak kepolisian langsung melakukan penjemputan terhadap dua terduga pelaku.
Dikabarkan dua terduga pelaku bully yang berinisial MK dan WS merupakan kakak kelas FF.
Baca Juga: Cegah Perundungan Siber, TikTok Gencar Kampanye Positif saat Berinternet
Selain dua terduga pelaku, pihak kepolisian juga sudah mengamankan tiga saksi mata kejadian untuk dimintai keterangan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang ada, diketahui MK tersinggung atas ucapan FF yang mengaku sebagai anggota geng ‘basis’.
Nantinya para pelaku akan diproses sesuai dengan sistem peradilan anak.***