AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini viral sebuah video perundungan siswa SMP di Cilacap dan membuat warganet geram.
Dalam video perundungan yang beredar, siswa SMP di Cilacap tega melakukan kekerasan kepada salah seorang temannya.
Diketahui bahwa perundungan siswa tersebut terjadi di lingkungan SMP 2 Cimanggu Cilacap.
Video yang berdurasi 4 menit 13 detik itu memperlihatkan seorang anak laki-laki bertopi hitam menendang tubuh korban sampai kesakitan dan tidak berani melawan.
“Nggeus cuy...nggeus cuy...Nggeus Mal...nggeus Mal..." terdengar beberapa siswa lain yang lain.
Baca Juga: Pelaku Bullying dan Kekerasan Siswa SMP Cimanggu Cilacap Ditangkap Polisi
Namun, si pelaku perundungan yang bertopi hitam itu malah mengancam temannya untuk berkelahi.
"Misahkeun aing, gelut jeung aing kabehana," hardik pelaku.
Adapun motif perundungan tersebut berdasarkan informasi yang dikutip ayojakarta.com dari Facebook Info Majenang pada Rabu (27/9/2023) rupanya karena hal sepele.
“Motif dari tindak kekerasan tersebut dikabarkan karena rebutan seorang cewek," tulisnya.
Baca Juga: Viral Video Kekerasan Siswa SMP di Cilacap, Netizen Geram dan Minta Korban Jangan Mau Damai
Sementara itu, Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto melalui Instagram @humas_poldajateng pada kolom komentar Instagram Ahmad Sahroni menyampaikan bahwa lima siswa telah diperiksa
Terdiri dari dua orang siswa terduga pelaku dan tiga orang siswa sebagai saksi.
Diterangkan bahwa dua jam setelah informasi tersebut diterima, Polresta Cilacap telah mengamankan pelaku dan saksi.
Pihak kepolisian juga akan memanggil beberapa pihak terkait kasus perundungan tersebut.
“Pagi ini, Polresta Cilacap mengundang baik dari pihak sekolah, Forkopimda dan pihak perangkat desa untuk menyampaikan beberapa hasil pemeriksaan dan himbauan terkait stabilitas kamtibmas yang kondusif berikut pendidikan akhlak di lingkungan sekolah,” tulis @humas_poldajateng dikutip AyoJakarta.com, Rabu (27/9/2023).***

Share this article
Berikut respons Polres Cilacap terkait viralnya video perundungan siswa SMP di Cimanggu baru-baru ini.