AYOJAKARTA.COM -- Rabu pagi, kepadatan lalu lintas yang melanda akses utama di Kabupaten Bekasi akibat banjir memaksa ratusan pengendara motor dialihkan melalui Tol Cibitung-Cilincing dengan menggunakan gerbang tol Gabus.
Pengalihan ini dilakukan atas izin petugas kepolisian, dan para pengendara motor, yang mayoritas merupakan karyawan dari sejumlah perusahaan di sekitar Jakarta dan Bekasi mendapatkan pengawalan dari petugas PJR.
Menurut rekaman video yang beredar dari akun Instagram @brorondm pada Rabu (5/3), antrean kendaraan motor terlihat mengantre di gerbang tol Gabus di Tambun Utara.
Baca Juga: BRI Peduli Gerak Cepat Bantu Warga Jabodetabek Terdampak Banjir
Nampak dalam video tersebut ratukan kendala roda dua memadati pintu masuk tol Gabus dan kebingungan karena akses jalan yang biasa dilalui terisolasi oleh banjir.
"Ini karena keadaan darurat, yang seharusnya boleh motor masuk tol, namun karna polisi sayang masyarakat kita kasih akses," jelas salah satu anggota polisi.
Selain memberikan akses tol menuju Jakarta, PJR juga melakukan pengawalan terhadap 300an lebih sepeda motor untuk menjaga keamanan.
"Ini bukan masalah pencitraan," tulis akun Instagram @brorondm dalam deskripsi.
Lebih lanjut pemilik akun juga mengungkapkan, ada atau tidak adanya kamera, seyogyanya Polisi akan selalu bersentuhan dengan masyarakat.
Hal-hal baik terus digelorakan agar menjadi semangat untuk berbagi kebaikan.
"Banjir bandang di Bekasi menjadi salah satu alasan kuat untuk melakukan Diskresi. Semua demi kemanusiaan," tandasnya.
Seiring dengan berhasil diurainya kepadatan lalu lintas, petugas pun membalikkan fungsi jalur tol untuk mengutamakan pergerakan kendaraan roda empat dan kendaraan lain yang dinilai lebih aman.
Baca Juga: Darurat Banjir di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Waspada Bencana Susulan hingga 11 Maret 2025
Upaya pengalihan rute dan pengawalan khusus oleh petugas diharapkan dapat membantu meringankan kepadatan serta menjaga keselamatan para pengendara di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Pemerintah daerah dan aparat terkait terus memantau situasi agar langkah-langkah penanganan segera diterapkan guna meminimalkan dampak banjir di wilayah ini.***