AYOJAKARTA.COM - Aktris sekaligus influencer Wulan Guritno kembali mencuri perhatian publik setelah dinilai menyerang mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti.
Meski tidak secara gamblang menyerang Susi Pudjiastuti, namun warganet menilai hal tersebut dilakukan Wulan Guritno karena desakan mafia.
Pasalnya, Wulan Guritno dengan sejumlah nelayan lobster menggugat peraturan menteri yang dibuat sejak Susi Pudjiastuti menjabat menteri.
Sebab adanya peraturan tersebut kemudian berdampak pada tingkat kesejahteraan nelayan.
Adanya opini yang secara tiba-tiba menyeret kebijakan mantan Menteri Kelautan dinilai warganet sebagai bentuk campur tangan mafia.
Pasalnya, nama Susi Pudjiastuti sebagaimana diketahui publik sempat kembali mencuat setelah pertemuannya dengan capres Anies Baswedan.
Dari unggahan-unggahan Anies Baswedan yang kemudian viral tersebut, warganet menganggap para mafia mulai merasa gerah.
Baca Juga: Aktivis Pembela Anak Tutup Usia, Inilah Warisan Sosial Arist Merdeka Sirait untuk Ibu Menyusui
Berdasarkan anggapan tersebut, selanjutnya para mafia mempengaruhi Wulan Guritno untuk melakukan perlawanan dengan opini tanpa dasar.
“Siapa Wulan Guritno yang menyerang Susi Pudjiastuti dengan mengatasnamakan nasib nelayan tapi ada agenda mafia yang dirugikan oleh larangan ekspor itu?”
Dalam sejumlah unggahan, akun Twitter @PartaiSocmed mencoba menyapa dunia maya dengan membeberkan Wulan Guritno.
“Dia promotor judi online yang menciptakan kemiskinan dan kriminalitas di kalangan rakyat miskin!” cuit akun tersebut.
Baca Juga: Jika Susi Pudjiastuti Jadi Cawapres, Elektabilitas Anies Baswedan Disebut Akan Melesat Tinggi
Pada salah satu tautan, akun tersebut juga sempat melampirkan bukti digital Wulan Guritno ketika menjadi promotor judi online.
Pada ulasan tersebut terlihat Wulan Guritno tengah mempromosikan situs game online resmi dengan satu ID, Sakti 123.
Selain membeberkan peran Wulan Guritno yang pernah menjadi promotor judi online, akun tersebut juga membuka alasan Wulan Guritno dicoret sebagai Calon Legislatif.
“Wulan Guritno dulu juga pernah dicoret sebagai caleg karena kasus dugaan ijazah palsu,” cuit akun tersebut.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Masih Rendah, Susi Pudjiastuti Jadi Cawapres untuk Pendongkrak?
Meski banyak mendapat kecaman sejumlah kalangan, akun Twitter @PartaiSocmed tetap memahami peran Wulan Guritno sebagai aktris.
Dalam salah satu cuitannya, akun @PartaiSocmed menilai bahwa Wulan Guritno hanya menjalankan peran sebagai simpatisan nelayan.
Meski demikian, akun @PartaiSocmed tetap menegaskan bahwa salah satu pihak yang dirugikan dari adanya larangan mengekspor benih lobster adalah mafia.
“Siapa pihak-pihak yang paling dirugikan oleh larangan itu? Mafia dan negara Vietnam yang menguasai pasar lobster dewasa,” sambungnya dalam cuitan berbeda.
Demikian dikutip Ayojakarta pada Minggu 27 Agustus 2023 dari Twitter @PartaiSocmed.***