AYOJAKARTA.COM - Nama Pimpinan Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang masih terus menjadi perbincangan publik.
Baru-baru ini, sejumlah aset milik Panji Gumilang tengah menjadi sorotan. Terbaru adalah adanya dugaan ada hotel di Ponpes Al Zaytun.
Namun, Panji Gumilang membantah soal ada hotel mewah di Ponpes Al Zaytun.
Dilansir dari YouTube Metrotv, Panji Gumilang menyebut bahwa hotel yang dimaksud bukanlah hotel, melainkan wisma tamu.
Yang mana, wisma tamu tersebut diperuntukkan untuk wali santri yang berkunjung dan ingin menginap.
“Al Zaytun tidak punya hotel, hanya punya Wisma Tamu yang diperuntukkan untuk tamu Al Zaytun untuk wali santri, tatkala berkunjung dan ingin menginap. Dibuatkanlah Wisma tamu,” kata Panji.
Baca Juga: Tak Terima Disenggol soal Hotel Al-Zaytun, Panji Gumilang Bongkar Masa Lalu Bupati Indramayu
Pimpinan Al Zaytun ini juga mengatakan, bahwa ada biaya perawatan jika wali santri ingin menginap di wisma tamu.
Para tamu akan dikenakan biaya sebesar sepuluh sak semen atau sebanyak Rp 250 ribu.
“Dan karena itu perlu perawatan. Maka, setiap tamu yang menggunakan kamar itu memberikan sodaqoh sepuluh sak semen, yang ketika itu harganya Rp 25 ribu,” jelasnya.
“Maknanya, memberikan sodakoh Rp 250 ribu. Pada tahun 1999 dan diaktifkan pada tahun 2000. Sampai dengan 2023 ini tidak berubah itu sodakohnya,” lanjutnya.
Wisma itu diberi nama Al Islah, letaknya berada di dekat gerbang lama atau gerbang belakang Pesantren Al Zaytun yakni di antara kantin dan Stadion Al Zaytun
Sebelumnya, terdapat sejumlah tudingan yang menyatakan Pondok Pesantren Al Zaytun memiliki hotel bintang tiga di dalam kawasan pesantren tersebut seperti yang ramai diberitakan.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu segera menurunkan tim untuk memastikan kebenaran informasi itu.***