AYOJAKARTA.COM – Kasus Penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy kepada korban David Ozora sudah lama menjadi sorotan publik yang menuntut keadilan.
Karena beredar video penganiayaan dan juga sikap arogansi yang Mario Dandy lakukan maka publik meminta agar pengadilan bisa memberikan hukuman yang setimpal.
Mengingat apa yang dilakukan oleh Mario Dandy memberikan dampak serius kepada David Ozora yang hingga kini belum pulih sempurna.
Baca Juga: Ragu-ragu Beli Handphone Baru? Pastikan IMEI Terdaftar dengan Tiga Cara Ini!
Padahal penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terjadi pada 20 Februari 2023 lalu, sebelumnya David Ozora sempat koma selama 8 hari dan dirawat di ICU lebih dari 1 bulan lamanya.
Setelah proses hukum yang cukup lama akhirnya pada Selasa (6/6/2023) Mario Dandy akan menghadiri sidang perdananya.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTUbe tvOneNews (6/6/2023), Pakar Hukum Pangaribuan Aristo Pangaribuan berpendapat bahwa ada variabel tekanan publik yang mempengaruhi persidangan.
Karena ada perhatian publik yang sangat besar dalam kasus penganiayaan ini maka Aristo membaca bawah nantinya baik Jaksa maupun Hakim akan bersikap hati-hati dalam persidangan.
Hal tersebut dilakukan mengingat baik Jaksa dan Hakim pun tidak mau dihakimi oleh publik jika mengambil keputusan yang berseberangan dengan pendapat publik.
Kasus penganiayaan Mario Dandy tidak hanya menyita perhatian publik saja tetapi juga menjadi perhatian dari Pengadilan Tinggi hingga Mahkamah Agung yang posisinya lebih tinggi dari Hakim pada Pengadilan Negeri.
Petinggi hukum tersebut akan memperhatikan jalannya persidangan agar sesuai dengan keadilan dan hukum yang ada.
Sehingga Hakim dan Jaksa nantinya akan lebih berhati-hati untuk mengambil keputusan agar tidak bertentangan dengan publik tetapi masih pada jalur hukum yang benar.
Baca Juga: Strategi Mario Dandy Hadapi Sidang Perdana, Pakar Hukum Duga Akan Ada Serangan Balik, Apa?
“Jaksa dan Hakim ini kan juga hati-hati juga kalau dia melawan arus publik, dia nggak mau juga dihakimi. Para bos-bos Jaksa dan Hakim ini kan matanya juga lagi kesini,” kaat Aristo.
Meskipun idealnya pendapat publik tidak boleh mempengaruhi keputusan Hakim, tetapi pada faktanya tekanan publik sangat berpengaruh dalam penagmbilan keputusan Hakim dalam menentukan hukuman.
“Kalau pertanyaannya berpengaruh nggak tekanan publik? Wah sangat berpengaruh, bagaimana cara berpengaruhnya, tadi seperti yang saya bilang yang pertama Hakim ini kan ketika sudah ada judgement publik walaupun ia tidak berpengaruh dengan itu, tapi kan ia harus hati-hati melawan arus,” ujar Aristo.
Berbeda dengan sidang AG yang dilakukan secara tertutup, sidang Mario Dandy akan dilakukan secara terbuka dan bisa diakses oleh media. Dengan begitu publik dapat mengikuti jalannya persidangan.***