News

Anies Baswedan Beberkan Sederet Kekhawatiran Tentang Cawe-cawe Presiden Jokowi di 2024, Apa Saja?

Oleh: Cita Aryani. M Rabu 31 Mei 2023, 12:21 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Presiden Jokowi mengatakan akan tetap cawe-cawe demi bangsa dan negara, termasuk soal Pemilu 2024 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan mengungkapkan bahwa ia banyak menerima ungkapan kekhawatiran setelah Presiden Joko Widodo menyatakan akan cawe-cawe.

"Merespons pemberitaan yang mengungkapkan bahwa presiden mengambil sikap untuk akan bersikap tidak netral dan akan cawe-cawe. Semenjak semalam sampai tadi siang kami banyak sekali menerima ungkapan aspirasi dan kekhawatiran," kata Anies Baswedan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Cawe-Cawe Pemilu 2024? Pihak Istana Ungkap Tujuan dan Harapannya

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan bahwa sejumlah ungkapan kekhawatiran yang diterima ia dan Koalisi Perubahan di antaranya takut penjegalan lantaran adanya potensi tak netral di Pemilu 2024.

"Ada yang mengungkapkan kekhawatiran penjegalan, ada yang mengungkapkan kekhawatiran kriminalisasi, ada yang kekhawatiran tentang tidak netralnya penyelenggaraan pemilu, ada kekhawatiran tentang caleg-caleg yang mungkin dapat diperlakukan tidak fair, partai-partai yang dapat perlakuan tidak fair, calon-calon presiden yang dapat perlakukan tidak fair. Kemudian potensi terjadinya kecurangan yang semua itu dikhawatirkan muncul akibat adanya pernyataan bahwa tidak netral dan cawe-cawe," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap isu yang beredar saat ini tidak terwujud setelah Jokowi bilang akan cawe-cawe.

Baca Juga: Soal Cawe-cawe Jokowi di 2024 dan Siasat PK Moeldoko, Begini Kata Denny Indrayana

Bahkan ia berharap Pemilu dan Pilpres 2024 bisa berjalan secara netral tanpa ada kecurangan karena peserta yang ikut dalam kontestasi demokrasi ini memiliki hak yang sama.

"Nah, kami berharap kekhawatiran-kekhawatiran yang tadi diungkapkan tidak benar. Itu adalah kekhawatiran saja dan dalam kenyataannya pemilu tetap seperti semula, pilpres seperti semula. Setiap partai punya hak yang sama untuk mencalonkan, setiap caleg punya hak yang sama untuk berkampanye dan mendapatkan perlakukan yang sama. Begitu juga setiap capres memiliki hak yang sama, penyelenggara juga melakukan ini dengan fair, dengan baik, dan netral," ungkap Anies Baswedan dikutip AyoJakarta.com pada Rabu (31/5/2023) dari YouTube Kompas TV.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan akan menghormati pilihan rakyat.

Namun, ia bakal mengawal transisi kepemimpinan nasional dengan sebaik-baiknya.***

Reporter Cita Aryani. M
Editor Fathul Amanah