AYOJAKARTA.COM - Saat ini, beberapa sekolah sudah mengadakan agenda study tour atau kegiatan di luar belajar mengajar.
Biasanya, sekolah mengadakan study tour ke beberapa kota mulai dari Yogyakarta hingga Malang.
Sayangnya, rencana study tour tidak selamanya berjalan dengan baik, seperti yang terjadi pada SMAN 21 Bandung yang baru-baru ini harus menerima nasib pahit lantaran dirugikan oleh pihak travel.
Baca Juga: Viral Seorang Bule Punya Tato Logo Kementerian PUPR, Alasannya Bikin Tercengang!
Dari video yang diunggah oleh akun TikTok @infobandungkota, diketahui uang study tour siswa SMAN 21 Bandung dibawa kabur oleh pihak travel.
“Uang Rp 400 juta dibawa kabur, siswa demo protes gagal study tour,” demikian keterangan dalam video tersebut, dikutip AyoJakarta.com pada Jumat (26/5/2023).
Hal ini bermula dari SMAN 21 Bandung yang sudah berencana mengadakan study tour ke Yogyakarta.
Baca Juga: Buntut Kasus KDRT Viral di Depok, Mahfud MD Beri Sinyal, Kapolda Metro Jaya Turun Tangan?
Diketahui rencana untuk mengadakan study tour tersebut sudah dibuat sekitar 2 bulan lalu.
Untuk mengikuti kegiatan tersebut, setiap siswa dibebankan biaya perjalanan sebesar Rp 1,3 juta.
Tercatat ada 350 siswa SMAN 21 Bandung yang ikut mendaftar kegiatan tersebut.
Baca Juga: Heboh Filter AI Style Viral di TikTok, Ternyata Begini Cara Menggunakanya, Simak di Sini!
Uang yang terkumpul untuk melaksanakan tur tersebut sudah terkumpul hingga Rp 400 juta.
Siswa SMAN 21 Bandung dijadwalkan akan berangkat ke Yogyakarta pada Rabu (24/5/2023) dan pulang Jumat (26/5/2023).
Sayangnya, menjelang hari keberangkatan menuju Yogyakarta, pihak sekolah memberikan informasi bahwa tur akan diundur.
Siswa dan orang tua kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengetahui alasan pasti mengapa tur yang sudah diagendakan harus diundur.
Akhirnya, sekolah pun mengumumkan bahwa uang study tour yang sudah dibayarkan oleh siswa dibawa kabur oleh pihak travel.
Setelah melakukan pengecekkan langsung, kantor travel tersebut rupanya sudah lama kosong.
Akibatnya, para siswa pun protes karena gagal untuk study tour dan kehilangan uang mereka.
Siswa pun mengungkapkan kekecewaannya dengan melakukan demo di sekolah.
Video tersebut pun telah ditonton sebanyak 18 juta kali dan mendapat 1,2 juta likes.***