AYOJAKARTA.COM - Putri Sulung Ferdy Sambi, Trisha Eungelica dikabarkan nekal jual diri untuk penuhi biaya kehidupan adik-adiknya, benarkah?
Simak artikel dibawah ini untuk mengetahui kebenaran terkait berita tersebut.
Usai kedua orang tuanya dinyatakan berasalah, kehidupan keluarga Ferdy Sambo pastinya tak seperti dahulu kala.
Sebagai anak pertama, tanggung jawab Trisha pastinya lebih besar karena harus menanggung kehidupan untuk adik-adiknya.
Apalagi saat ini ayah dan ibunya tengah berada di penjara untuk menerima hukuman atas perbuatannya kepada Brigadi J.
Dalam informasi yang dibagikan kanal YouTube CENTRAL BERITA INDONESIA mengunggah video terkait anak sulung Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tersebut.
Video yang diunggah pada Senin, (8/5/2023) berjudul “ART Sambo Ungkap Pekerjaan Trisha Eungelica Sejak Sang Ayah Di Penjara Demi Biayai Adik Adiknya".
Baca Juga: Siapkan Dokumenmu! Sehari Lagi Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya
Sementara dalam thumbail juga ditulis keterangan yang serupa “anak Ferdy Sambo rela melalukan hal tersebut demi biayai hidup adik-adiknya dan bagaimana Trisha kewalasan mengurus biaya sekolah adiknya.”
Pada thumbnail terlihat potret keluarga Sambo yang dikolase dengan beberapa foto, antara lain anak kecil, potret selfie Sambo dan Trisha, hingga beberapa orang wanita yang terlihat seolah-olah sedang digrebek.
Namun setelah video tersebut ditonton hingga selesai, informasi yang mengklaim putri sulung Ferdy Sambo nekat jual diri adalab salah .
Dalam video tersebut tidak ada pernyataan yang mengatakan bahwa Trisha nekat jual diri untuk penuhi biaya kehidupan adik-adiknya.
Menurut kabar yang beredar, anak sulung Ferdy Sambo membuka jasa endorse selama ditinggal kedua orang tuanya.
Bukan melakukan pekerjaan haram seperti sampai jual diri.
Sampai akhir video, narator tidak menjelaskan bahwa Trisha nekat jual diri atau seperti apa yang diklaim dalam thumbnail.
Video berdurasi 4 menit 34 detik tersebut sampai saat ini sudah ditonton lebih dari 1,2 juta pengguna.
Kesimpulannya, video yang diunggah tersebut bisa dikatakan berita menyesatkan atau hoax dan judulnya mengandur unsur clickbait.***