AYOJAKARTA.COM---Hari Waisak adalah perayaan hari yang dirayakan oleh umat Buddha di seluruh penjuru dunia setiap tahun.
Dalam perayaan tersebut, seluruh umat Buddha akan melakukan refleksi terhadap tiga tahapan hidup manusia yang disebut Tri Suci Waisak.
Tiga tahapan Tri Suci Waisak tersebut meliputi tahap Kelahiran, tahap Pencerahan dan tahap Kematian.
Setiap tahunnya, perayaan hari raya Waisak dilakukan pada setiap puncak bulan Purnama di bulan Mei.
Sebagai sebuah hari besar keagamaan, perayaan hari Waisak juga ditetapkan Pemerintah Indonesia sebagai hari libur nasional.
Namun demikian, di Indonesia perayaan libur nasional menyambut hari Waisak pada tahun 2023 tidak dilakukan pada tanggal 6 di Bulan Mei.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama 3 Menteri, libur cuti bersama hari Waisak 2567 Buddhis Era ditetapkan pada 4 Juni 2023.
Sementara itu, perayaan hari Waisak Internasional justru telah ditetapkan pada tanggal 5 Mei 2023 hari ini.
Adanya perbedaan penetapan tanggal hari Waisak antara Indonesia dengan dunia Internasional, juga bukan tanpa alasan.
Perbedaan tersebut dikarenakan penggunaan patokan astronomi universal yang disebut Purnama Sidhi dalam penetapan hari Waisak.
Baca Juga: Apakah 6 Mei Tanggal Merah? Simak Penjelasan dari Kemenag Lengkap dengan Jadwal Hari Libur 2023
Purnama Sidhi dianggap sebagai representasi yang mampu menjawab perbedaan kalender lunar Jawa, Bali, Tionghoa serta tradisi agama lainnya.
Atas dasar pertimbangan tersebut, maka kemudian cuti bersama menyambut hari Waisak ditetapkan pada tanggal 4 Juni 2023.
Pada sejumlah negara di dunia, perayaan hari Waisak yang saat ini tengah dirayakan, dilakukan dengan cara yang unik dan berbeda-beda.
Di negara Indonesia sendiri, perayaan datangnya hari raya Waisak biasa dipusatkan di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Setelah acara ritual keagamaan dilakukan dalam suasana khusuk, umat Buddha Indonesia akan melepas lampion ke angkasa sebagai isyarat melayangkan doa-doa.
Baca Juga: Bukan Libur Nasional, Ternyata 6 Mei 2023 Ada Fenomena Alam Penting Ini, Jangan Sampai Terlewat
Berbeda dengan Indonesia yang menerbangkan lampion pada malam hari, melepaskan burung ke alam bebas adalah cara yang dilakukan umat Buddha di Singapura.
Prosesi pelepasan burung-burung liar ke alam bebas dalam perayaan hari Waisak di Singapura, merupakan simbol dari telah didapatkannya kebebasan.
Sementara itu, di negara Thailand yang banyak dihuni umat Buddha; perayaan Waisak dilakukan dengan berkunjung ke Patung Buddha di Provinsi Nakontaton.
Sedangkan di Korea Selatan, perayaan hari Waisak diisi dengan menghiasi candi-candi menggunakan lampu yang menyerupai Teratai.
Demikian informasi seputar penetapan dan perayaan hari Waisak yang dirangkum Ayojakarta pada Jumat, 5 Mei 2023 dari Berbagai Sumber. ***