News

Senyum Manis Sandiaga Menjawab Teka-teki Rumor Kedekatannya Dengan PPP, Benarkah Ia Cawapres Ganjar Pranowo?

Oleh: Cita Aryani. M Rabu 03 Mei 2023, 12:02 WIB
Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM- Mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan bahwa rencananya bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan atau PPP masih dalam tahap proses. 

Pasalnya ia juga meminta publik untuk bisa bersabar dalam menunggu proses penjajakan yang tengah berlangsung di PPP.

Selain itu, Sandi mengatakan dirinya masih terus berhubungan dengan para pimpinan PPP dan akan terus mendengar masukan dari para kiai serta ulama atas keputusannya untuk bergabung dengan partai tersebut. 

Baca Juga: Tak Pantang Menyerah Dapatkan Keringanan Hukuman! Ricky Rizal Resmi Ajukan Kasasi Usai Banding Ditolak

"Masih proses dan kita hormati prosesnya, akan ada penjajakan, akan ada pendekatan, dan saya terus berhubungan dengan para pimpinan, dengar juga masukan dari para kiai, para ulama, karena tentunya harapannya ke depan itu ada kesatuan pemikiran untuk melangkah ke depan. Jadi teman-teman sabar saja, berproses, PPP juga memiliki proses internal yang mereka sedang jalani," kata Sandi. 

Hal tersebut Sandi ungkapkan lantaran ia tidak ingin tergesa-gesa dalam bertindak. Sebab semua keputusan yang akan diambilnya harus dengan penuh kehati-hatian.

Namun saat ditanya tentang isu dirinya akan bergabung dengan PPP, Sandi hanya menjawab dengan tersenyum dan meminta teman-teman media untuk bisa sedikit bersabar dalam rencananya ini. 

"Untuk mendapatkan segala bentuk masukan demi kemajuan bangsa. Kita tunggu dengan sabar, karena yang harus kita lakukan adalah perjuangan untuk memajukan Indonesia. Mempersatukan dan mempercepat pembangunan," kata Sandi yang dikutip ayojakarta.com pada kanal youtube Kompas TV, Rabu (3/5).

Baca Juga: Mengharukan! Dua Sahabat Ini Bertemu Setelah 30 Tahun Pisah dan Lost Contact, Netizen: Bahagianya Nular

Selanjutnya, Sandi diketahui secara resmi menyatakan pamit kepada pimpinan Partai Gerindra untuk keluar dari pengurus maupun keanggotaan partai tersebut pada 2 syawal 1444 H, tepatnya hari kedua lebaran pada Minggu (23/4).

Dalam hal ini, Sandi turut mengirimkan surat resign kepada Ketua Umum Prabowo Subianto melalui Ketua DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. 

Disamping itu, Sandi juga mengaku bahwa perjalanan politiknya selama 10 tahun di Gerindra tidak akan pernah terlupakan. Sebab ia mengklaim kalau dirinya lahir dari partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto itu. ***

Reporter Cita Aryani. M
Editor Vincensia Enggar Larasati