News

Teka-teki Motif Bunuh Diri Kasat Narkoba yang Dinilai Janggal, Ada Hubungannya dengan Bandar Narkotika?

Oleh: Awit Wiarni Selasa 02 Mei 2023, 14:49 WIB
Teka-teki Kasus Tewasnya AKBP Buddy

AYOJAKARTA.COMAKBP Buddy Alfrits Towoliu yang belum lama menjabat menjadi Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur ditemukan tewas secara mencurigakan di Stasiun Jatinegara pada Sabtu (29/4/2023).

Tewasnya AKBP Buddy Alfrits Towoliu dinyatakan sebagai dugaan bunuh diri oleh Polres Jakarta Timur, namun hal ini dibantah oleh pihak keluarga yang merasa janggal.

Pasalnya AKBP Buddy dinilai tidak memiliki motif untuk melakukan bunuh diri. Kasus tewasnya AKBP Buddy yang menggemparkan publik karena dinilai aneh ini membuat Kompolnas turun tangan dalam pengawasan.

Baca Juga: Cara Beli Tiket Perayaan Waisak 2023 di Borobudur, Ada Festival Lampion yang Indah dan Megah!

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (2/5/2023), Ahli Hukum Pidana Asep Iriawan merasa bahwa adanya isu keterlibatan mafia narkotika dalam tewasnya AKBP Buddy harus ditelusuri.

“Bisa dilihat selama ini apa tugas yang almarhum ini berkaitan dengan sedang meneliti peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang menyangkut mafia-mafia narkotika,” kata Asep Iwan Iriawan.

Menurut Asep, kepolisian tidak bisa menyampingkan keterangan dari keluarga korban yang merasa ada kejanggalan ketika Humas Polres Jakarta Timur menyampaikan dugaan bunuh diri dilakukan oleh AKBP Buddy.

Karena keluarga korban tahu betul bahwa AKBP Buddy tidak memiliki motif untuk melakukan bunuh diri jika dilihat dari lingkungan keluarganya yang baik-baik saja.

Baca Juga: Ramai Anak Menkumham Yasonna Laoly Diduga Monopoli Lapas Usai Tio Pakusadewo Bongkar Sisi Gelap Dunia Lapas

Namun menurut penelitian yang dilakukan oleh Polri, ditemukan rekaman CCTV bahwa AKBP Buddy berjalan dengan sendirinya ke arah rel kereta api. Dan adapun 2 saksi yang melihat AKBP Buddy sebelum tewas.

Diketahui bahwa sebelum meninggal tertabrak kereta, AKBP Buddy sempat berkomunikasi dengan seseorang melalui percakapan di telepon.

Dengan demikian maka menurut Asep, jejak digital dari AKBP Buddy patut untuk diselidiki lebih jauh untuk melihat kemungkinan lain penyebab tewasnya AKBP Buddy.

“Saya kira jejak digital semua serba mungkin untuk dibuka, semua serta tahu kemungkinan, karena apa? Jalannya mafia itu rapi sekali loh,” ungkap Asep Iwan.

Baca Juga: Unik! Seorang Ibu Tulis Tanggal Pembelian Pada Semua Perabot Rumah Tangga, Kulkas hingga Gayung Punya Kenangan

Polri sendiri sudah melakukan otopsi pada jenazah AKBP Buddy dan memastikan bahwa korban tidak dalam pengaruh narkoba, minuman keras, atau zat kimia berbahaya lainnya.

Hasil rekaman CCTV juga menampilkan perjalanan AKBP Buddy datang sendirian ke stasiun Jatinegara dari Polres Jakarta Timur yang masih belum diketahui tujuan dari perjalanan itu untuk apa.

Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan mengenai jejak digital. Kompolnas sendiri ikut turun tangan dalam penanganan kasus ini karena menghindari adanya asumsi liar yang muncul di masyarakat mengenai dugaan-dugaan penyebab kenatian AKBP Buddy.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Jinan Vania Barizky