AYOJAKARTA.COM - Putra Yasonna Laoly yang menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM, Yamitema Laoly mulai disebut oleh sejumlah media.
Yamitema Laoly diduga terlibat dalam memonopoli bisnis koperasi dan kantin di sejumlah lembaga pemasyarakatan.
Dugaan keterlibatan Yamitema Laoly mencuat ketika aktor kondang Tio Pakusadewo menceritakan pengalamannya selama menjadi warga binaan.
Meski tidak secara langsung menyebut nama, namun pernyataan Tio dalam sebuah siniar diperjelas oleh salah pemilik akun Twitter.
“Yang menggagas itu bekas Napi, terus dia nge-gaet anaknya menteri,” ungkap Tio yang langsung dicecar Uya dengan pertanyaan mendetail.
Melihat gelagat Uya yang begitu penasaran, Tio Pakusadewo kemudian menjawabnya dengan bahasa yang cukup diplomatis.
“Ntar kalo gue sebut, loe repot gue juga repot!” sahut aktor yang pernah berperan sebagai Kepala Mafia dalam sequel The Raid.
Baca Juga: Alert! Apple Tiba-Tiba Minta Pengguna iPhone Update iOS, Kenapa?
Dalam siniar bersama Uya, pemilik nama KRT Irwan Susetyo Pakusadewo menceritakan tentang sejumlah hal di dalam lapas yang dianggapnya kurang manusiawi.
Selain fasilitas lapas serba terbatas, Tio juga menceritakan tentang sejumlah fenomena sosial yang terjadi selama ia berada di balik jeruji besi.
Menurut cerita Tio, untuk bisa hidup dengan sehat dan normal seorang penghuni lapas harus punya uang melimpah.
“Kalo loe nggak punya duit repot hidup loe, kalo loe punya duit ya loe raja disana, udah kaya hidup di rumah aja,” ungkap Tio.
Hal tersebut dikarenakan semua fasilitas dari mulai makanan, kasur, air bersih, sampai colokan listrik untuk charge handphone punya harga khusus.
“Di penjara loe dilarang pakai handphone, kalau ketahuan, handphone loe disita tapi bisa ditebus,” jelas Tio sambil tertawa.
Lebih lanjut, Tio juga menceritakan tentang adanya sebuah foundation yang mengelola sejumlah bisnis di dalam lapas, dari mulai minuman kemasan sampai kantin.
“Minumannya itu, merknya satu jenis, warnanya kuning, Rutan Bisnis Company, tapi mereka mengelola banyak,” imbuh Tio dalam siniar.
Sehubungan dengan adanya lembaga resmi yang terlibat bisnis di dalam lapas, sebuah akun Twitter kemudian melakukan cuitan.
Baca Juga: MP3Juice: Download Lagu MP3 dari YouTube Aman dan Gratis Anti Ribet, Begini Caranya!
“Maksud Tio Pakusadewo adalah Jeera Foundation, dengan perusahaannya PT Natur Palas Indonesia,” tulis akun tersebut.
Dalam cuitannya, akun @PartaiSocmed menjelaskan tentang monopoli bisnis anak Yasonna Laoly sebagai Chairman dan Co Founder.
Adanya dugaan keterlibatan sejumlah oknum petugas terhadap berbagai persoalan di dalam lapas membuat Tio Pakusadewo berharap dilakukan pembenahan.
“Caranya adalah dengan menjadikan gue menteri Hukum dan HAM dulu,” pungkas Tio, seraya menebar tawa.
Demikian harapan Tio Pakusadewo terhadap persoalan di dalam lapas yang dirangkum Ayojakarta pada Selasa, 2 Mei 2023 dari kanal Youtube Uya Kuya TV. ***

Share this article
Usai aktor Tiko Pakusadewo bongkar sisi gelap dunia lapas nama anak menkumham Yasonna Laoly, Yamitema Laoly jadi sorotan