AYOJAKARTA.COM - Waisak atau Waisaka merupakan peringatan hari suci bagi para pemeluk agama Buddha.
Hari Waisak dirayakan pada waktu Purnama Sidhi atau terang bulan yang pertama pada bulan Mei untuk memperingati Trisuci Waisak atau tiga peristiwa penting.
Di Indonesia, perayaan hari Waisak dipusatkan secara nasional di komplek Candi Borobudur.
Rangkaian susunan perayaan seperti ritual pengambilan air suci (berkat) dari umbul, penyalaan obor menggunakan api abadi, memberikan persembahan berupa makanan kepada para biksu (pindapatta), samadhi, memutari Candi Borobudur hingga pelepasan ribuan lampion ke langit.
Baca Juga: Harga Tiket Taman Safari Bogor, Ada Promo Paket Wisata Lebaran
Banyak yang beranggapan hari suci Waisak jatuh pada tanggal 6 Mei 2023.
Dilansir dari Suara.com, perayaan Waisak 2567 Buddhis Era (BE) bertepatan dengan 4 Juni 2023, bukan 6 Mei, sehingga sebagian masyarakat biasanya memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata.
"Waisak 2567 BE bertepatan 4 Juni 2023. Ini juga sudah terakomodir dalam Surat Keputusan Bersama antara Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Tenaga Kerja," tegas Supriyadi di Jakarta, Rabu, 2 November 2022.
Beberapa spot wisata menyajikan perayaan Waisak yang sulit untuk dilewatkan, salah satu spot wisata yakni di Vihara Dharma Bhakti, Glodok, Jakarta Barat.
Selain itu, terdapat beberapa tempat wisata lain yang bisa dikunjungi saat perayaan hari Waisak. Berikut tempat-tempat wisata yang direkomendasikan saat perayaan Waisak seperti dihimpun dari berbagai sumber.
1. Vihara Dharma Bhakti
Vihara Kim Tek le atau lebih dikenal sebagai Vihara Dharma Bhakti terletak di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Klenteng ini sudah dibangun sejak tahun 1650 oleh seorang Letnan asal Tionghoa bernama Kwan Im Teng.
Saat perayaan Waisak, umat Buddha selalu mengunjungi klenteng ini untuk melaksanakan ibadah. Selain itu, di sekitar klenteng Dharma Bhakti terutama di kawasan Glodok menyajikan berbagai kuliner menarik yang menggugah selera.
Banyak juga tempat-tempat menarik yang dapat dijadikan sebagai objek untuk berfoto ria di kawasan Vihara Dharma Bhakti.
2. Vihara Buddhagaya Watugong
Tempat wisata lainnya yang menarik untuk dikunjungi saat perayaan Waisak yakni di Vihara Buddhagaya Watugong yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.
Vihara ini memiliki arsitektur yang ikonik perpaduan antara budaya Thailand dan etnis Tiongkok. Vihara Buddhagaya Watugong terdiri dari dua bangunan utama, yakni Pagoda Dhammasala dan Pagoda Avalokitesvara.
Pagoda Dhammasala lebih difungsikan sebagai aula untuk upacara keagamaan dan berbagai acara pertemuan lainnya. Sedangkan Pagoda Avalokitesvara merupakan bangunan ibadah yang memiliki nilai artistik tinggi, di dalam pagoda tersebut terdapat patung Dewi Kwan Im yang memiliki tinggi mencapai lima meter.
3. Candi Borobudur
Candi Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah merupakan tempat yang paling direkomendasikan karena menjadi pusat perayaan Waisak di Indonesia.
Saat perayaan Waisak, para pengunjung candi Borobudur akan disajikan dengan berbagai momen sakral, mulai dari perayaan seperti ritual pengambilan air suci (berkat) dari umbul, penyalaan obor menggunakan api abadi dari Mrapen Grobogan, pindapatta atau memberikan persembahan berupa makanan kepada para biksu, samadhi, memutari Candi Borobudur hingga pelepasan ribuan lentera atau lampion ke langit.
Dalam kepercayaan umat Buddha, pelepasan ribuan lampion ini melambangkan pencerahan bagi seluruh alam semesta.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Saat Libur Lebaran di DKI Jakarta, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga!
4. Candi Mendut
Masih di Magelang, Jawa Tengah, tempat wisata rekomendasi lainnya yang bisa dikunjungi saat perayaan Waisak yakni Candi Mendut.
Berlokasi 3 kilometer dari Candi Borobudur, Candi Mendut juga menjadi tempat ibadah bagi umat Buddha saat hari Waisak.
Saat hari suci Waisak, pada biksu akan melakukan penyemayaman air suci di Candi Mendut. Sebelum dibawa ke dalam candi, air suci tersebut akan didoakan secara bersama-sama (puja bhakti) di sekitar pelataran Candi Mendut.
Kemudian, ritual dilanjutkan dengan mengelilingi candi atau pradaksina sebanyak 3 kali. Dalam kepercayaan umat Buddha, air melambangkan sebagai sumber kehidupan bagi semua makhluk yang ada di bumi.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Barat Saat Lebaran Idul Fitri 2023, Cek Lokasinya di Sini!
5. Pagoda Pulau Kemaro
Pagoda Pulau Kemaro yang terletak di Palembang, Sumatera Selatan jadi tempat wisata lain yang direkomendasikan saat perayaan Waisak.
Di pagoda ini, para pengunjung disuguhkan dengan arsitektur bangunan yang ikonik dan megah. Terdiri dari sembilan lantai, pengunjung dapat berfoto ria di tempat wisata ini sambil memandang indahnya sungai Musi jika naik ke pagoda lantai paling atas.
Dibangunnya Pagoda Pulau Kemaro dengan sembilan lantai ini memiliki filosofi agar pagoda sejalan dengan makna Feng Shui.
Tak jauh dari Pagoda Pulau Kemaro terdapat Klenteng Hok Tjing Rio atau Klenteng Kwan Im yang sudah dibangun sejak 1962.
Baca Juga: Ini Enam Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi di Libur Lebaran, Cocok buat Healing!
6. Brahma Vihara Arama
Spot wisata terakhir yang tak bisa dilewatkan yakni Brahma Vihara Arama atau Vihara Buddha Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.
Meski Pulau Bali terkenal dengan masyarakat yang mayoritas memeluk agama Hindu, namun Vihara Buddha Banjar menunjukkan toleransi antar umat beragama di Republik Indonesia ini.
Dibangun dengan luas 4 hektar pada tahun 1969, Vihara ini diklaim sebagai vihara paling besar yang ada di Provinsi Bali.
Di dalam kawasan vihara, terdapat replika Candi Borobudur yang memiliki lima stupa. Selain itu terdapat Pagoda Dhammasala yang biasa digunakan oleh umat Buddha di Bali untuk melaksanakan doa.
Salah satu spot yang bisa diabadikan lewat lensa kamera yakni Uposathagara, ukiran-ukiran pada batu atau relief yang menceritakan kelahiran Sang Buddha Gautama.
Spot lain yang tak kalah menarik yakni lonceng besar berwarna kuning dengan stupa di sisinya, dan pohon bodhi yang dikelilingi oleh relief.***