AYOJAKARTA.COM – Eks Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan telah resmi mengantongi tiket pada Pilpres 2024.
Setelah sebelumnya hanya Partai Nasdem yang mencalonkan Anies Baswedan menjadi bakal calon Presiden pada Pilpres 2024.
Terbaru, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga turut menjadikan Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden pada Pilpres 2024.
Baca Juga: 6 Alasan Kuasa Hukum David Ozora Tuntut AG dapatkan Vonis Hukuman Maksimal, Apa Saja?
Dengan demikian, maka ketiga partai tersebut telah memenuhi ambang batas minimal Presidential Threshold.
Total persentase Presidential Threshold dari ketiga partai tersebut berjumlah 25,03 persen.
Dalam acara Q&A yang ditayangkan di Metro TV, Karina Nadila tanyakan niat Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
“Saya selalu penasaran, Pak Anies pengen jadi Presiden dari Hati atau diojok-ojokin?” tanyanya.
Anies menjawab bahwa ia siap ketika dirinya dijadikan bakal calon Presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: WADUH! 2 Orang Ibu Rumah Tangga Ikut Diperiksa KPK Hari Ini Buntut Kasus Rafael Alun, Kok Bisa?
“Saya tugas di Jakarta sudah selesai, kemudian menjelang selesai saya dinominasikan, kemudian saya sampaikan saya siap,” jawabnya dikutip dari YouTube METRO TV pada Senin (10/4).
Anies menjelaskan bahwa dirinya menawarkan 2 hal terkait pencalonannya sebagai bakal calon Presiden pada Pilpres 2024.
“Yang kami tawarkan, satu tentu gagasan, yang kedua adalah rekam jejak di dalam melaksanakan gagasan,” jelasnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut mengatakan bahwa dirinya siap dan serius dalam pencalonannya sebagai bakal calon Presiden.
“Jadi saya siap, saya komit untuk menseriusi dan ini sebagai panggilan tugas,” katanya.
“Kalau dapat tugas kita jalankan kalau tidak kita kerjakan yang lain,” sambung Anies Baswedan.
Ketika ditanya tentang pembangunan Ibukota Negara Nusantara apabila menjadi Presiden kelak, Anies mengatakan bahwa dirinya taat pada undang-undang.
“Ibukota Negara Nusantara akan dilanjutkan gak jika jadi Presiden?” Tanya Sujiwo Tejo.
Baca Juga: Detik-detik Jelang Pembacaan Vonis AG, Gunakan Hoodie Putih dan Kepala Tertunduk
“Jawaban sederhananya itu undang-undang dan itu sudah dilaksanakan,” jawab Anies Baswedan.
“Kalau sudah jadi undang-undang, kita ini gak beropini pada undang-undang, laksanakan saja undang-undang tersebut,” pungkasnya.***