AYOJAKARTA.COM - Walikota Solo, Jawa Tengah Gibran Rakabuming Raka mendadak datang ke Semarang untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Ia mengaku dipanggil oleh atasannya yakni Ganjar Pranowo untuk menghadap sehingga dirinya harus berangkat ke Semarang.
Pertemuan di antara keduanya pun diunggah oleh Ganjar di akun Twitter miliknya @ganjarpranowo. Cuitan yang disampaikan oleh Gubernur Jateng ini menggunakan Bahasa Jawa.
“Ibarat sumur, awake dewe ojo nganti kelangan sumbere (Seperti halnya sumur, kita jangan sampai kehilangan sumbernya). Kita mesti pandai menempatkan diri agar tetap migunani,” cuit Ganjar melalui akun Twitternya.
“Enom lan tuwa iku gur wilangan angka, ireng lan putih ing rambut nora tanda kawicaksanan (Muda dan tua itu hanya bilangan angka, hitam dan putih rambut bukan tanda kebijaksanaan),” sambungnya.
Sontak tweet dari Ganjar langsung dibalas oleh Gibran melalui akun Twitternya @gibran_tweet.
“Siap bapak. Matur nuwun untuk arahannya. Sehat selalu,” cuitnya.***
Pertemuan diantara keduanya diduga membahas perbedaan sikap terkait dengan permasalahan penolakan Timnas Israel untuk berlaga di Piala Dunia (Pildun) U-20 yang sebelumnya akan diadakan di Indonesia namun gagal.
Diketahui bahwa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi salah satu sosok yang menolak kedatangan Timna Israel ke Indonesia.
Sontak sikap tersebut mendapatkan kecaman dari publik dan bahkan dirinya dituding sebagai penyebab Indonesia dibatalkan menjadi tuan rumah di Piala Dunia U-20 oleh FIFA.
Berbeda dengan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang menyatakan bahwa wilayah Solo siap untuk menggantikan Bali.
Baca Juga: PEDAS! Sindiran Ayah David Buat Rafael Alun Trisambodo Pakai Baju Oranye: Keluarga Atau Tim Belanda?
Yang saat itu juga Gubernur Bali ikut memberikan statement penolakan terhadap penolakan terhadap Timnas Israel untuk bisa berlaga saat Piala Dunia yang saat itu rencananya di Indonesia.
Menurut putra sulung Presiden Joko Widodo, dirinya memposisikan dii sebagai tuan rumah yang sudah menandatangani kesepakatan penyelenggaraan Piala Dunia.
“Saya mohon maaf tetap pada pendirian saya, tapi sekali lagi selama ini saya berstatement sebagai tuan rumah,” tegas Gibran.
“Kemarin berstatement sebagai tuan rumah Piala Dunia,” jelasnya dikutip ayojakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Selasa (4/3/2023).
Baca Juga: Licik, Terungkap Rafael Miliki Perusahaan Konsultan Pajak untuk Menambah Pundi-pundi Kekayaan
Adanya perbedaan pendapat dalam pelaksanaan Piala Dunia U-20 ini menjadikan mencuatnya isu merenggangnya hubungan antara Gibran dan Ganjar Pranowo.
Namun Gibran kembali memastikan bahwa hubungannya dengan seniornya di PDIP baik-baik saja tidak seperti yang diberitakan.***