AYOJAKARTA.COM - Suara ledakan dan getaran yang kuat berasal dari kilang minyak milik PT Pertamina Refinery Unit II Kota Dumai, Riau sekitar pukul 22.40 WIB.
Ledakan di kilang minyak tersebut mengakibatkan kebakaran dan membuat lima pekerja terluka.
Warga di sekitar kilang minyak yang berada di Kelurahan Jaya Mukti dan Tanjung Palas berhamburan kaget oleh suara ledakan yang dihasilkan.
Warga pun berhamburan keluar rumah berdesak-desakkan di pintu gerbang kilang minyak untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Ledakan tersebut juga diabadikan melalui video amatir warga yang menyaksikan kebakaran di sekitar lokasi tersebut.
Dalam video amatir tersebut, warga menuturkan bahwa akibat bunyi letupan yang keras berdentum mengakibatkan plafon salah satu masjid runtuh.
“Allahu akbar, lailaha illallah, gara-gara getarannya,” ujar warga sambil menunjukan plafon masjid yang runtuh dikutip ayojakarta.com dari TikTok @agungsuhendra337, Minggu (2/4/2023).
Baca Juga: Pasca Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Nicke Widyawati: Pasokan BBM dan Elpiji Tetap Tersedia
Bukan itu saja, ledakan dari kilang minyak juga mengakibatkan kerusakan pada rumah masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Plafon rumah warga banyak yang runtuh, dinding retak-retak dan kaca rumah juga pecah.
“Kilang pertamina meledak gaes, kaca jendela sampai pecah gaes,” ungkap salah satu warga sambil memperlihatkan kondisi rumahnya.
Dalam video amatir tersebut juga memperlihatkan kondisi jalanan menuju kilang minyak milik Pertamina ini ramai akibat banyaknya orang yang menonton.
Mobil kebakaran dan ambulans juga terpantau mondar-mandir melaju dengan kecepatan yang tinggi di area kilang minyak.
Belum diketahui secara pasti apa penyebab kilang minyak milik Pertamina ini mengalami ledakan dan mengakibatkan kebakaran.
Namun informasi sementara ledakan tersebut berasal dari dapur dalam kilang minyak tersebut.
Asal ledakan tersebut diungkapkan oleh Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto.
"Informasi sementara (ledakan) dari dapur kilang Pertamina RU II Dumai," ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari manajemen Pertamina terkait ledakan kilang minyak di Dumai tersebut.
Diketahui bahwa kilang minyak Pertamina Putri Tujuh Dumai telah dioperasikan sejak 1971 dan telah memberikan sumbangan nyata terhadap perkembangan dan kemajuan daerah.
Khususnya di Kota Dumai dan sekitarnya dan telah memberikan andil yang besar bagi pemenuhan kebutuhan bahan bakar nasional.***