AYOJAKARTA.COM - Peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang terjadi pada 3 Maret 2023, masih menjadi pembicaraan masyarakat.
Selain korban jiwa, kebakaran Depo Pertamina Plumpang juga mengakibatkan kerugian dari segi materi.
Masyarakat juga khawatir akan dampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang dapat mempengaruhi ketersediaan jumlah BBM dan elpiji yang beredar.
Menanggapi hal tersebut, Komisi VII DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pasca kebakaran Depo Pertamina Plumpang pada 16 Maret 2023.
Dalam rapat tersebut, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan beberapa hal terkait peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Depo Pertamina Plumpang merupakan salah satu aset vital negara yang memasok BBM dan elpiji ke beberapa daerah di Indonesia.
Nicke Widyawati juga menjelaskan bagaimana pengoperasian BBM dari Depo Pertamina Plumpang yang kemudian didistribusikan ke beberapa daerah.
"Dari situ (Depo Pertamina Plumpang) kemudian didistribusikan ke 792 SPBU di 19 kota/kabupaten," jelas Nicke.
Direktur Utama Pertamina tersebut juga menjelaskan jika pasokan diberhentikan terlalu lama pasca kebakaran, bisa mengakibatkan pasokan BBM di beberapa daerah menjadi kurang.
Oleh karena itu, Nicke mengambil keputusan untuk tetap menjalankan rantai pasokan ke beberapa daerah.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM dan elpiji tetap tersedia di beberapa daerah yang mendapat pasokan dari Depo Pertamina Plumpang.
Untuk menjaga siklus pasokan BBM tetap terjaga, Depo Pertamina Plumpang melakukan aktivitas pemasokan seperti biasa.
Akibat pipa terbakar, siklus pasokan BBM dan elpiji disalurkan dari tangki yang aman melalui jalur laut.
Penyelidikan penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang sampai sekarang masih dilakukan.
Nicke Widyawati mengatakan bahwa sampai saat ini hasil penyelidikan belum diterimanya.
Nicke juga memastikan untuk pasokan BBM tetap tersedia sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.***

Share this article
Tak perlu khawatir soal persediaan BBM, Nicke Widyawati Direktur Utama Pertamina Plumpang sebut persediaan aman