AYOJAKARTA.COM - Beredar video yang mengklaim bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Indonesia Raya (KIR) mendeklarasikan Prabowo-Ganjar sebagai capres cawapres 2024.
Belum lama ini, banyak publik berpendapat jika Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ganjar Pranowo digadang sebagai duet ideal dan berpeluang besar memenangkan Pemilu 2024.
Hal tersebut dibuktikan bahwa Prabowo-Ganjar menduduki klasemen teratas di The Matchmaker.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ferdy Sambo Bongkar Rahasia Sebelum Dieksekusi, Benarkah? Begini Kebenarannya!
Prabowo Subianto merupakan seorang politisi, pengusaha, dan perwira tinggi militer Indonesia yang sedang menjabat sebagai Menteri Pertahanan Indonesia.
Ganjar Pranowo sendiri merupakan Gubernur Jawa Tengah yang telah menjabat selama dua periode sejak 23 Agustus 2013.
Lantas, apakah benar informasi yang disampaikan dalam video?
Dikutip Ayojakarta.com dari laman turnbackhoax.id pada Kamis (30/3/2023), begini fakta sebenarnya dari video tersebut.
Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa KIB dan KIR mendeklarasikan Prabowo-Ganjar sebagai capres dan cawapres 2024.
Video tersebut diunggah ke Facebook oleh akun bernama Viral World.
Dalam unggahan tersebut terdapat narasi bertuliskan "Jokowi Kubur Anies Bersama Mimpinya, Restui KIB Dan KIR Deklarasikan Prabowo Ganjar".
Video tersebut menunjukkan suasana deklarasi yang dihadiri partai anggota koalisi.
Setelah ditelusuri, video tersebut berisi cuplikan dari video yang berbeda-beda.
Salah satunya adalah cuplikan video saat relawan Anies Baswedan umumkan sekretariat bersama.
Ada juga cuplikan video saat silaturahmi KIB pada Juni 2022.
Fakta lainnya adalah hingga akhir Maret 2023, KIB dan KIR belum mengumumkan bakal capres cawapres 2024.
Rencananya, deklarasi capres cawapres oleh KIR kan dilakukan pada akhir Maret 2023.
Sedangkan KIB merencanakan deklarasi capres cawapres dilakukan usai lebaran atau April 2023.
Dari fakta diatas, video yang mengklaim bahwa KIB dan KIR mendeklarasikan Prabowo-Ganjar sebagai capres cawapres 2024 adalah salah atau Hoaks.***