AYOJAKARTA.COM - Jelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu hal yang paling ditunggu oleh para pekerja.
Menurut aturan Kemnaker, THR 2023 ini akan cair paling lambat H-7 Lebaran.
Cairnya THR 2023 ini diumumkan langsung oleh Kemnaker melalui akun Instagram @kemnaker yang dikutip AyoJakarta.com pada Selasa (28/3/2023).
Baca Juga: Dompet Siap Full! THR Pekerja atau Buruh Paling Lambat Cair H-7 Lebaran, Segini Besarannya
Dalam unggahan tersebut, Kemnaker telah menerbitkan Surat Edaran Menaker M/2/HK.04.00/III/2023 Tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2023 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
"THR Wajib Dibayar Penuh Paling Lambat 7 hari Sebelum Hari Raya Keagamaan," tulis pamflet di unggahan tersebut.
Dalam surat edaran tersebut tertera dua peraturan yakni sebagai berikut:
Baca Juga: Asik! THR PNS 2023 Akan Cair Lebih Cepat dengan Penambahan Loh, Cek Besarannya di Sini
Penerima THR Keagamaan
THR keagamaan diberikan untuk pekerja/Buruh yang mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus atau lebih.
Diberikan juga kepada pekerja/Buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).
Baca Juga: Gelar Program THR Lebaran di Rumah Baru, bank bjb Beri Hadiah Diskon hingga Voucher Belanja
Besaran THR Keagamaan
Bagi pekerja/Buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau genap 1 tahun atau lebih, maka besaran THR keagamaan adalah sebesar 1 bulan upah.
Sedangkan bagi pekerja/Buruh yang bekerja kurang dari 12 bulan atau 1 tahun, maka THR keagamaan akan diberikan secara proporsional.
Lantas bagaimana cara menghitung jumlah THR bagi yang belum genap bekerja selama satu taun?
Dilansir pula dari Instagram @kemnaker berikut cara menghitung THR:
Masa Kerja
__________ x 1 bulan upah
12
- Mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih: Upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.
- Masa kerja kurang dari 12 bulan: Upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.***