News

Korban Gempa Cianjur Kembali Ditemukan Setelah 5 Bulan, Ternyata Tertimbun di Kedalaman 30 Meter

Oleh: Awit Wiarni Selasa 28 Mar 2023, 13:41 WIB
Potret Korban gempa Cinajur Kembali Ditemukan

AYOJAKARTA.COM – Gempa Cianjur yang berkekuatan 5,6 Magnitudo masih menyisakan duka hingga kini. Meski sudah 5 bulan berlalu tapi ternyata masih ada korban yang baru ditemukan.

Tragedi bencana alam gempa Cianjur yang terjadi pada 21 November 2022 silam telah menewaskan lebih dari 600 korban jiwa, dan masih ada beberapa orang yang dinyatakan hilang.

Salah satu korban hilang berhasil ditemukan oleh petugas sudah menjadi jenazah pada Minggu (26/3/2023) pada pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: Kasatlantas Polres Malang Agnis Juwita Diperiksa karena Flexing Kekayaan, Ternyata Barang KW dan Pinjam?

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV (28/3/2023), korban ditemukan oleh petugas penyelamat pada kedalaman 30 meter dalam kondisi tubuh yang sudah tidak lagi utuh.

Melihat dari kondisi korban, tim penyelamat kesulitan untuk mengetahui identitas korban. Informasi yang bisa diberikan adalah korban menggunakan baju lengan panjang berwarna biru dongker.

Mayat korban ditemukan oleh operatir alat berat yang sedang melakukan penataan tebing di Kampung Palalangon, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sayang Cianjur. Proses evakuasinya sendiri tidak membutuhkan waktu lama yaitu hanya memakan waktu sekitar 30 menit meski medan yang ditempuh cukup sulit karen curam.

Baca Juga: Mbah Moen Janjikan Nikmat Besar yang akan Didapat Dalam Bulan Ramadan Jika Lakukan Hal Ini

“(Proses evakuasi) sekitar 30 menitan, langsung dibawa mayatnya ke RS. Itu sekiranya (kedalaman) 30 meter ke bawah,” ujar AKP Marta Wijaya.

Kanit Binmas Polsek Cugenang AKP Marta Wijaya menjelaskan bahwa mayat korban yang ditemukan hanya sebagian tubuhnya saja.

“Penemuan mayat ini yang tadinya dari petugas operator di bawah, ada mayat ditemukan dari sebelah kaki, kaki sebelah, dengan tangannya sudah putus,” kata AKP Marta Wijaya.

“Bagian yang ditemukan itu dari leher ke kaki, sama paha,” lanjutnya.

Baca Juga: Gempa Bumi M 5,5 Guncang Wilayah Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara

Mengingat Indonesia memiliki posisi yang terletak pada bagian cincin api pasifik, hal ini membuat Indonesia rentan bencana alam terutama gempa bumi.

Gempa Bumi berkekuatan besar ini tidak hanya memporak-porandakan Cianjur dan hilangkan ratusan nyawa saja tapi juga mengakibatkan trauma hingga gangguan jiwa korban pasca gempa.

Dahsyatnya akibat yang ditimbulkan oleh pergerakan Sesar Cugenang saat Gempa Cianjur lalu membuat BMKG menganalisis wilayah tersebut dengan serius.

Baca Juga: Gaduh Mahfud MD dan DPR Soal Transaksi Mencurigakan Rp349 T, Pakar Hukum TPPU: Ada Pembiaran, Kenapa Baru…

Analisis BMKG mengenai wilayah Sesar Cugenang dilakukan untuk mengantisipasi apabila dikemudian hari Sesar Cugenang kembali bergerak.

BMKG telah membagi wilayah di sekitar Sesar Cugenang menjadi 3 zona, yaitu Zona Terlarang, Zona Terbatas, dan Zona Bersyarat.

Terdapat 12 desa yang masuk ke dalam Zona Terlarang dan mendapat larangan dari BMKG untuk melakukan hal-hal tertentu.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Jinan Vania Barizky