Gaduh Mahfud MD dan DPR Soal Transaksi Mencurigakan Rp349 T, Pakar Hukum TPPU: Ada Pembiaran, Kenapa Baru…

Yenti Garnasih Pakar Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang
Yenti Garnasih Pakar Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang

AYOJAKARTA.COM – Soal transaksi mencurigakan Rp349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan makin panas.

Silang pendapat antara Menko Polhukam, Mahfud MD dengan Komisi III DPR terus berlanjut.

Mahfud MD diundang oleh Komisi III DPR untuk menjelaskan soal gaduh transaksi mencurigakan Rp349 triliun yang sebelumnya telah dibocorkan ke publik.

Baca Juga: Asik! THR PNS 2023 Akan Cair Lebih Cepat dengan Penambahan Loh, Cek Besarannya di Sini

Menko Polhukam memastikan bahwa dirinya akan hadir dan meminta agar Komisi III DPR tidak lagi menunda atau mengundur rapat bersama.

Membahas transaksi mencurigakan Rp349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bukan hanya itu, Mahfud MD juga menantang beberapa Anggota Komisi III DPR yang sebelumnya menyuarakan dengan keras.

Seperti Benny K Harman, Arteria Dahlan, dan Arsul Sani untuk tidak mencari alasan ataupun absen pada rapat yang telah dijadwalkan pada hari Rabu 29 Maret 2023.

Baca Juga: Waspada! Hoax Pendaftaran Bansos Ramadan 2023 dari Kemensos yang Beredar Melalui WhatsApp

Pakar Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Yenti Garnasih ikut memberikan komentar terkait transaksi janggal tersebut.

Menurutnya terkait dengan Undang-Undang TPPU pasal 11 memang dikatakan bahwa pejabat atau pegawai PPATK, penyidik, penuntut umum, hakim.

Dan setiap orang yang memperoleh dokumen atau keterangan dalam rangka pelaksanaan tugasnya dalam hal ini adalah berkaitan dengan harta kekayaan yang mencurigakan.

Memang tidak boleh untuk dibuka kecuali di pengadilan. Terkait dengan hal tersebut menurutnya takutnya rekening terlapor keburu diambil dan tidak ada gunanya di pengadilan nantinya.

Baca Juga: Butuh Pinjaman Syariah Online? Berikut 9 Lembaga Terpercaya yang Sudah Terdaftar di OJK!

Apalagi jika disebutkan namanya maka orang yang merasa disebut bisa langsung dipindahkan , maka dari itu menurut Yenti PPATK mengambil beberapa langkah.

“Waktu itu PPATK mengambil langkah-langkah dengan menunda transaksi 5 hari kemudian 15 hari,” ujar Yenti dikutip ayojakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Selasa (28/3/2023).

“Maksudnya ketika sudah disampaikan harusnya penegak hukum cepat-cepat,” sambungnya.

Ia juga mengatakan bahwa tidak tahu apakah yang disampaikan oleh Mahfud MD benar adanya, tetapi hal tersebut berguna.

Baca Juga: Kesakitan dan Berjuang untuk Kesembuhan, Jonathan Latumahina Berikan Update Terbaru Kondisi David Ozora

Bukan hanya itu saja, yang menjadi sorotan adalah adanya transaksi mencurigakan sejak 2009 silam tetapi sampai sekarang baru terekspos.

Ada beberapa jejak memang dari mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo yang memang di tahun 2012 dan tahun 2017 sudah bermasalah.

“Ternyata ada transaksi mencurigakan sejak 2009 sampai sekarang kok kenapa baru sekarang dan kemudian dari beberapa jejaknya itu memang yang bersangkutan,” kata Yenti.

Baca Juga: Baca Al Quran Tanpa Wudhu dan Tanpa Jilbab, Bolehkah? Simak Penjabaran Ustaz Adi Hidayat

S”Waktu itu Alun itu memang ada masalah 2012 ada masalah kemudian 2017 ada masalah sampai yang terakhir ada pembiaran,” imbuhnya.

Pakar Hukum TPPU juga mengatakan bahwa selama ini sering sekali disebutkan oleh PPATK bahwa ada transaksi ASN muda atau ada transaksi jumbo sekian.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Aliran Dana Kemenkeu Rp 300 T
# aliran dana mencurigakan
# Arsul Sani
# Yenti Garnasih
# Arteri Dahlan
# benny k harman
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.