News

Sebelum Diciduk, Ajudan Pribadi Akbar Pera Telah Disomasi Pelapor 3 Kali Terkait Kasus Penipuan Capai Rp1,3 M

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Rabu 15 Mar 2023, 11:36 WIB
Potret Akbar Pera Baharudin Ajudan Pribadi yang Tipu Capai Jumlah Fantastis

AYOJAKARTA.COM - Kabar menghebohkan terdengar dari selebgram Ajudan Pribadi alias Akbar Pera Baharudin.

Selebgram yang kerap menampilkan beberapa foto dengan para pejabat dan artis ini diamankan oleh pihak Kepolisian karena kasus penipuan dengan nilai Rp 1,3 miliar di Makassar.

"Lebih kurang (1,3 miliar)," kata Andri dikutip dari laman Suara.com Kamis (15/3/2023).

Baca Juga: Datanglah ke Masjid Sebelum Adzan, Syeikh Ali Jaber Janjikan Allah akan Berikan Hal Ini

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan, hingga saat ini Ajudan Pribadi masih diperiksa secara intensif.

Akibat perbuatannya tersebut ia akan dikenakan dengan pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Kasus yang menimpanya ini ramai dibicarakan di media sosial khususnya platform Twitter, nama Ajudan Pribadi pun sempat menjadi trending dengan ribuan Tweet.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Muhadjir Effendy yang Jabat Plt Menpora Sementara Usai Ditunjuk Jokowi

Salah satu akun Twitter dengan nama akun @Zoelfick (15/3/2023) mengatakan bahwa kasus penipuan yang dilakukan oleh Ajudan Pribadi terkait jual beli mobil Mercy dan Land Cruiser.

"Selain itu sebelum diciduk oleh pihak Kepolisian, pelapor sudah memberikan somasi terhadapnya sebanyak tiga kali. Baru terungkap, kasus Ajudan Pribadi itu terkait jual beli mobil, Mercy dengan Land Cruiser," cuit akun @Zoelfick.

"Korban tergiur harga murah yang ditawarkan Ajudan Pribadi untuk kedua mobil mewah ini.

Sebelum ia diciduk, korban juga sdh tiga kali melayangkan somasi," lanjutnya.

Baca Juga: Ajukan Pinjaman KUR BRI Tak Ada Kabar? Jangan Panik, Ini Cara Cek Status KUR Secara Online di-ACC atau Ditolak

Akun tersebut juga membagikan beberapa hal terkait Ajudan Pribadi yakni sempat berhenti bersekolah saat duduk di bangku SMP kelas dua, berprofesi sebagai pemulung, berjualan kacang hingga akhirnya menjadi seorang ajudan pribadi konglomerat.

Namun melihat unggahan tersebut beberapa warga Twitter meragukan bahwa kasus yang menjerat Ajudan Pribadi merupakan penipuan yang murni dilakukannya.

Beberapa orang berpendapat bahwa kasus tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh orang di sekitarnya.

Baca Juga: Partai Demokrat Panik! Mahfud MD Korek Korupsi Mantan Bendahara Parpol, Jubir Demokrat: Jangan Alihkan Isu!

"Dari cara bicaranya, Dia seperti cuman sopir / security, katanya, ada majikan besar di belakangnya. Bisa jadi dia dan keluarganya alat Money Laundry Majikannya," tulis akun UdhaKayuno.

"Kalau kita beranggapan dia hanya tumbal bossnya, tapi rasanya kok aneh karena bossnya seorang pengusaha besar," tulis akun @Luckulucky0971.

Namun dari banyak komentar senada, pemilik akun tersebut memberikan bantahan yang kontra, ia beranggapan bahwa tidaklah mungkin majikan dari Ajudan Pribadi menjadikannya tumbal untuk pencucian uang.

Baca Juga: Terus Beri Sindiran Teddy Minahasa Bantah 4 Pernyataan Menarik Jaksa Penuntun Umum, Apa Saja?

"Ya, nggak mungkin bosnya yg terkenal tajir mempertaruhkan reputasinya utk 1-2 miliar,"tulis akun @zoelfick membalas salah satu cuitan warga Twitter.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Jinan Vania Barizky