AYOJAKARTA.COM – Pengacara Keluarga Brigadir Yosua, Martin Lukas Simanjuntak ungkap pendapatnya terkait nasib Richard Eliezer ke depannya, pasca masa penahanan di Rutan Bareskrim selesai.
Martin Lukas Simanjuntak ungkap pendapatnya terkait masa depan dari sang Justice Collaborator pasca Richard menjalani sidang kode etik.
Diketahui Richard Eliezer akan tetap menjadi anggota dari Korps Brimob pasca selesai menjalani masa hukumannya efek kasus pembunuhan Brigadir J.
Dikutip oleh AyoJakarta.com oleh kanal Youtube Irma Hutabarat Horas Inang pada 8 Maret 2023, Martin Simanjuntak secara jujur mengaku kebingungan dan heran.
“Jujur saja saya bingung dan heran, tetapi ya ini pilihan dari Richard langsung,” buka Martin Simanjuntak.
Ia secara pribadi mengaku heran dengan alasan Richard Eliezer mempertahankan keanggotaannya di Korps Brimob, yang mana apabila selesai menjalani masa penahanan dan demosi, ia resmi menyandang gelar terendah, Bharada, diantara teman-teman seangkatannya.
“Nanti, kalau ia kembali, ia akan tetap menjadi Bharada, bersama adik tingkatnya mungkin, dan teman-temannya sudah naik pangkat,” kata Martin Simanjuntak.
Penasihat hukum keluarga Brigadir Yosua ini juga menyebutkan, ia bisa saja jadi pengacara dengan gelar sarjana hukum, motivator, hingga bidang pekerjaan yang lain.
“Ia bisa saja memanfaatkan penilaian positif dari masyarakat, untuk sekolah menjadi pengacara mungkin, ya memanfaatkan penilaian masyarakat,” kata Lukas Martin Simanjuntak.
Namun, Irma Hutabarat yang menjadi pembawa acara dari podcast tersebut memberi alasan penutup.
“Ya, mungkin Richard Eliezer masih ingin mengabdi di Korps Brimob Polri, ia mencintai korpsnya,” terang Irma Hutabarat.
Irma Hutabarat tidak menyangkal, apabila orang biasa yang dikenal akan kejujurannyA, belum tentu mau kembali ke tempat dimana ia pernah jatuh ke dalam kegelapan sebelumnya.
“Iya, Richard dikenal masyarakat akan kejujurannya dan kecintaannya pada korpsnya,” jelas Irma.
Martin Simanjuntak pun mengapresiasi atau memuji sikap Richard Eliezer yang mana di tengah penilaian positif masyarakat dan popularitas atas kejujurannya, ia tetap mengabdi di Polri.
“Masih ingat polisi yang joget ‘chayya chayya?’ dia saja keluar dari polisi saat baru terkenal, kita biarkan saja saat ini Richard menempuh pilihannya,” jelas Martin Simanjuntak.***