AYOJAKARTA.COM - Nama Rafael Alun Trisambodo menjadi sorotan warganet usai sang anak Mario Dandy lakukan penganiayaan kepada anak pengurus GP Anshor yakni David.
Kasus sang anak pun saat ini sedang dalam tahap penyelidikan kepolisian.
Imbas dari kasus penganiayaan tersebut nama Rafael Alun Trisambodo sebagai pengawai pajak eselon III di Dirjen Pajak pun ramai jadi perbincangan warganet.
Baca Juga: Simple Bun! Ide Resep Menu Sahur dan Berbuka untuk Puasa Ramadan Hari Pertama, Yuk Dicoba
Terlebih warganet membongkar gaya hidup pamer yang dilakukan oleh Mario Dandy.
Hingga ramai pula harta kekayaan kepemilikan Rafael Alun Trisambodo yang dianggap janggal dan tak lazim.
Karena hal tersebut pun pihak KPK saat ini sedang memeriksa harta kekayaan Rafael Alun bersama PPATK dan menemukan hal-hal mencengangkan.
Berikut 5 fakta terbaru dari kasus Rafael Alun Trisambodo :
1. Miliki 40 Rekening
Tak habis pikir, Rafael Alun diketahui memiliki 40 rekening yang beroperasi sejak tahun 2019-2023.
KPK pun menemukan transaksi dengan harga fantastis dari rekening-rekening tersebut.
2. Nilai Transaksi Capai Rp 500 Miliyar
Selain ditemukannya 40 rekening tersebut, ternyata transaksi yang dilakukan pun diperhitungkan mencapai Rp 500 M.
Angka yang cukup fantastis bagi mantan pegawai ASN Dirjen Pajak Eselon III.
Baca Juga: Resmi! Status Kasus Rafael Alun Naik ke Penyelidikan Karena Diduga Lakukan Pencucian Uang
3. KPK Lakukan Pemblokiran
Dengan ditemukannya 40 rekening dan transaksi nominal fantastis, KPK pun melakukan pemblokiran untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
"Ada lebih dari 40 rekening sudah kami blokir," ujar pihak KPK yakni Pahala Nainggolan pihak
4. Dugaan Pencucian Uang
Transaksi yang dilakukan diduga oleh KPK dilakukan oleh Konsultan Pajak. Taktik Rafael Alun sendiri dikenal dengan nominee.
Dugaan pencucian uang pun semakin ramai dan menjadi sorotan.
Konsultan pajak tersebut pun disebut nominee atau perpanjangan tangan bagi Rafael Alun untuk melancarkan transaksi dengan nominal fantastif tersebut.
Baca Juga: Geger! Warga Soroti Mobil Land Cruiser Walikota Jambi yang Nunggak Pajak 5 Bulan
5. Konsultan Pajak Kabur
Diduga sosok konsultan pajak tersebut sudah kabur ke luar negeri.
Hal ini disampaikan dari pihak KPK usai mendapatkan pengaduan dari masyarakat.
“Kami mendengar pengaduan masyarakat mengenai hal tersebut," ujar Ivan Yustiavandana Kepala PPATK dikutip dari suara.com***