AYOJAKARTA.COM - Sebuah Speedboat jennies RIB 04 milik Basarnas baru saja meledak di Ternate, Maluku Utara, Ming (2/2/2025).
Speedboat tersebut saat itu tengah digunakan untuk operasi pencarian dua orang nelayan yang hilang di perairan kota Tidore, Maluku Utara.
Namun saat perjalanan dari Ternate menuju Tidore, Speedboat milik Tim Sar tersebut mengalami mati mesin yang kemudian meledak.
Speedboat milik Basarnas itu dinaiki oleh 11 orang penumpang.
Dalam insiden tersebut tiga di antaranya dinyatakan meninggal, tujuh orang selamat dan salah seorang jurnalis dari Metro TV masih menghilang.
Menurut informasi, dari 3 orang korban meninggal dunia, 2 di antaranya adalah anggota Basarnas Ternate.
Sedangkan, satu orang yang lain merupakan anggota dari Polairud Polda Malut.
Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Malut Kombes Pol Azhari Juanda menjelaskan, korban insiden naas tersebut kini telah dievakuasi.
Baca Juga: Selamat! NRG PPG Piloting 2024 Sudah Terbit: Apa yang Harus Dilakukan Guru? Segera Cek Info GTK 2024
"Untuk korban meninggal dunia atas nama Bharatu Mardi Hadji sudah langsung dibawa ke rumah duka. Sementara, dua korban luka berat langsung dirawat di RSUD Chasan Boesoirie Ternate," jelas Azhari yang dikutip dari Youtube Metro TV.
Sementara itu, Jurnalis Metro TV yang hingga kini masih salam proses pencarian tersebut bernama Syahril Helmi.
Syahril merupakan jurnalis Metro TV yang sudah bergabung sejak 2023.
Diketahui jika Syahril merupakan kelahiran Bisui Halmahera, Maluku Utara pada tanggal 19 April 1994.
Saat menjadi jurnalis, Syahril pun mempunyai semangat dan etos kerja yang tinggi.
Syahril pun pernah meliput insiden meledaknya Speedboat yang menewaskan Canon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos, di Pelabuhan Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Sabtu (12/10/2024) lalu.***