AYOJAKARTA.COM– Tersangka penganiayaan David Ozora yakni Mario Dandy Satrio masih terus mencuri perhatian publik.
Pasalnya tindakan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio sangat disayangkan oleh banyak pihak khususnya publik.
Apalagi diketahui Mario Dandy Satrio merupakan anak dari pejabat Ditjen Pajak yang kini telah dicopot dari jabatannya yakni Rafael Alun Trisambodo.
Baca Juga: Gara-gara Wanita, Mario Dandy Aniaya David Hingga Koma, Pengamat Hukum: Ferdy Sambo Versi Bocah!
Namun siapa sangka, Mario Dandy justru tega melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap David anak petinggi GP Ansor hingga koma.
Selain menyebabkan orang lain cedera parah, tindakan Mario Dandy Satrio tersebut juga merugikan karir ayahnya.
Bahkan sang ayah yakni Rafael Alun Trisambodo sampai harus diperiksa KPK buntut dari tingkah Mario Dandy yang kerap pamer harta di media sosial.
KPK menilai Rafael Alun Trisambodo memiliki jumlah kekayaan tak wajar berdasarkan gaji dan jabatannya.
Terkait dengan status tersangka yang kini disandang oleh Mario Dandy Satrio, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman.
Ditengah berjalannya kasus penyidikan terhadap tersangka Mario Dandy Satrio, pihak kepolisian mengungkap fakta baru yang cukup mencengangkan.
Fakta tersebut ialah ditemukannya sebuah botol miras yang berada di dalam mobil jeep Rubicon yang dipakai oleh Mario Dandy.
Botol minuman keras tersebut berada di bangku bagian tengah mobil jeep rubicon tersebut.
Atas penemuan botol miras di dalam mobil jeep rubicon tersebut, memunculkan dugaan adanya pengaruh alkohol sebelum Mario Dandy menganiaya David.
Namun pihak kepolisian sendiri masih terus melakukan penyelidikan terkait kepemilikan botol miras tersebut.
Sehingga sampai saat ini belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian terkait kepemilikan botol miras apakah benar milik Mario Dandy atau bukan.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV pada rabu (1/3/23), Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko Kabid Humas Polda Metro Jaya menyebutkan jika pihak penyidik tengah menelusuri soal botol miras yang terdapat dalam mobil Mario Dandy.
“Sudah, kita dalami kita kasih sama penyidik kita masukkan ya,” ujar Kombes Trunoyudo.
“Kita kasihkan sebagai masukkan pada penyidik,” imbuhnya.***)