AYOJAKARTA.COM- Mengejutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara terkait geng di lingkungan Kementerian Keuangan yang merupakan buntut dari kasus persoalan harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo yang dianggap tidak wajar.
Sebab harta kekayaan yang dimiliki ayah Mario ini dibilang fantastis sekitar Rp 56 Miliar. Ditambah lagi gaya hidup mewah keluarganya pun dikuliti netizen.
Selain itu, netizen juga mengungkapkan pegawai DJP dan Bea Cukai yang mempunyai sikap Hedon dan suka pamer pun ikut-ikutan terseret juga kasus tersebut.
Baca Juga: Mobil Rubicon Mario Dandy Memang Sangar, Harganya Bikin Minder, Yang Bisa Beli Cuma Sultan Tajir!
Namun Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan bahwa dirinya telah mendapat informasi awal mengenai keberadaan geng-geng di Kemenkeu. Geng-geng tersebut tidak sama dengan geng-geng anak SMP.
Menurutnya, keberadaan geng di lingkungan pejabat Kemenkeu ini sudah dilihat dari pola hubungan antar pegawai dan rekaman jejak karir di antara mereka.
"Kalau dibilang geng, bukan geng kayak anak SMP, enggak. Kita dapat informasi aja, si ini sama si ini, kita lihat, oh ya perjalanan karirnya nyambung di beberapa tempat. Itu yang dimaksud geng.Jangan dianggap berkomplot. Nggak juga lah. Tapi ada polanya kita lihat, "kata Pahala yang dikutip ayojakarta.com dalam tayangan Metro Tv, Kamis (2/3/2023).
Kemudian pola tersebut menjadi fokus utama KPK saat ini. Termasuk untuk melihat harta kekayaan pegawai dengan memakai nama orang lain untuk aset-asetnya yang tidak dilaporkan di LHKPN.
"Sangat penting untuk lihat gimana sih polanya ini, kayak PPATK bilang pakai orang lain, baik kita lihat bener nggak pakai nama lain, atau pakai PT, enggak tahu kita, karena baru ini juga kita masuk ke wajib lapor yang kasus ini, " ucapnya kemudian.
Sebelumnya KPK sudah melakukan pemeriksaan terhadap Rafael mengenai harta kekayaannya sejumlah Rp 56 miliar. Apalagi kepemilikan Jeep Rubicon dan Harley Davidson yang sempat digunakan anak Rafael, Mario Dandy Satrio selaku tersangka kasus penganiayaan itu tidak dilaporkan ke LHKPN.
Menariknya pengakuan Rafael terkait kendaraan mewahnya seperti mobil Rubicon, mobil Land Cruiser, motor Harley Davidson, motor Yamaha, dan motor BMW berwarna putih yang diperiksa KPK pada 1 Maret 2023 tersebut juga tidak ada satupun yang diakui karena ia hanya mengatakan bahwa kendaraan tersebut bukan miliknya tetapi milik orang lain.
Lantas akun twitter juga dihebohkan dengan tagar #KPKKenaPrank dalam kasus pemeriksaan harta kekayaan Rafael ini semakin membuat netizen heboh karena mau dibohongi oleh cerita ayah Mario tersebut.
Baca Juga: Ada Botol Miras di Mobil Rubicon Mario Dandy, Kuasa Hukum Shane Lukas Sampaikan Fakta Ini
Diketahui sebelum kasus ini dilakukan pemeriksaan oleh KPK, Rafael sudah meminta maaf kepada DJP hingga Kementerian Keuangan terkait kekayaan yang dinilai tidak wajar tersebut dalam video permintaan terbukanya kepada keluarga korban penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya yang mengakibatkan korban inisial D koma.***)