News

Bayar Tagihan Pajak sampai Jual Mobil dan Aset, Babe Cabita Kesal Denda Tak Masuk Akal: Jangan Makin Dipijak

Oleh: Winna Anaziah Kamis 02 Mar 2023, 13:15 WIB
Babe Cabita komplain soal denda pajak yang tak masuk akal, minta tidak memijak orang yang sudah membayar pajak.

AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini komendian Priya Prayogha Pratama Tanjung atau lebih dikenal sebagai Babe Cabita komplain soal denda pajak yang tak masuk akal.

Babe Cabita juga menulisakan dalam Twitter pribadinya, bahwa ia sudah membayar tagihan kurang pajak tahun 2019 sebesar Rp167 juta.

Alih-alih sudah membayar, Babe Cabita malah ditagih Dirjen Pajak untuk membayar pajak sebesar Rp70 juta.

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Bubarkan Klub Moge Dirjen Pajak, Ketua IMI Bamsoet Buka Suara: Tak Boleh Melarang Hobi!

“Mumpung lagi ramai, @DitjenPajakRI aku juga mau minta tolong, aku udah bayar pajak terutang (kurang bayar) tahun 2019 sebesar Rp167 juta, karena aku kemarin kurang edukasi dan ternyata masih harus bayar dendanya Rp70 juta, dendanya bisa dihapus gak?,” tulis Babe Cabita di akun Twitter pribadinya @babecabita.

Berkenaan dengan denda yang cukup besar, Babe Cabita menilai angka tersebut tidak masuk akal.

Hal itu diungkapkan Babe Cabita Saat ditanya persoalannya mengenai pajak di MetroTV belum lama ini.

Baca Juga: Wapres Maruf Amin Soroti Penganiayaan Mario Dandy ke David: Bukan Jadi Alasan Tak Bayar Pajak!

“Tiba-tiba ada tagihan sekian wajib bayar, yaudah sebagai warga negara yang baik saya membayar pajak, cuman ada dendanya yang tidak masuk akal sampai Rp70 juta,” kata Babe Cabita, dikutip Kamis, 2 Maret 2023.

Menurut pernyataan Babe Cabita, jika ingin dendanya dikurangi atau dihapus, ia diperintah oleh pegawai pajak untuk membayar lunas sisa kurang pajaknya.

“Jadi harus dibayar lunas dulu, kalau kamu bayar lunas baru kamu bisa mengajukan surat permohonan, pengurangan atau penghapusan pajak, kalau dikabulkan,” jelas Babe.

Babe mengaku sempat sepi job karena terhalang pandemi, hingga ia akhirnya membayar kurang pajak tersebut dari hasil menjual mobil dan aset.

Baca Juga: Sebut KPK Terlambat Periksa Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo, Pakar Hukum TPPU: Sejak 2013 Ada.....

“Akhirnya aku lunasi itu dengan jual mobil, jual aset, pokoknya sudah dibayar, dendanya aku ajukan surat permohonan sesuai arahan orang pajak,” ungkap Babe.

Akan tetapi, setelah membayar lunas, dan mengajukan untuk menghilangkan denda, permohonan Babe justru ditolak oleh pihak pajak.

“Dibalas sama orang pajak surat cintanya tapi ditolak, ngerti gitu dari awal aja bilang tidak bisa dihapus atau dikurangi, jadi aku kan bisa nyicil,” jelas Babe.

Kesal dengan hal itu, Babe memohon agar Dirjen Pajak tidak memijak orang yang sudah membayar pajak.

“Pak I love you pak, ibaratnya gini kan ada semboyan tuh orang bijak bayar pajak, tapi orang bayar pajak jangan makin dipijak,” pungkas Babe.***

Reporter Winna Anaziah
Editor Tedi Rukmana