AYOJAKARTA.COM - Nama Shane Lukas mendadak viral usai kasus penganiayaan Mario Dandy anak Eks Pejabat DJP.
Shane diduga merupakan perekam video saat Mario Dandy menghajar David, korban aksi penganiayaan yang dilakukannya.
Dalam kanal YouTube Kompas TV, Pengacara Shane yakni Happy SP Sihombing mengungkapkan sifat Mario Dandy.
Baca Juga: Sudah Hadir! Rafael Alun Tiba di Gedung Merah Putih KPK, Terduduk Memegangi Kepala
Menurutnya, Mario Dandy merupakan sosok yang sering menggampangkan sesuatu.
Sifat Mario Dandy itu ia sampaikan menurut informasi yang didapat dari Shane Lukas.
"Dalam pergaulannya juga, Si Mario ini menurut klien kami itu juga selalu menggampangkan," ujar pengacara Shane Lukas dikutip pada Rabu, (1/3/2023).
Tak hanya itu, Happy juga menyebut bahwa Mario Dandy tak mau bayar tol.
"Dia juga kalau bawa Rubicon, menurut klien kami dia tu selalu lewat tu tidak pakai. Ada dia bilang 'Shane caranya nggak bayar pakai tol'," ceritanya.
Kemudian Happy juga menambahkan, kliennya selalu berada di bawah tekanan Mario Dandy.
Sebab, Dandy dapat melakukan apapun jika keinginannya tidak terpenuhi.
"Jadi dia selalu di bawah tekanan. Dia tau si Mario ini bisa melakukan apapun," ungkap sang kuasa hukum.
Shane juga dikatakan takut pada ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo, karena Rafael merupakan seorang pejabat tinggi di DJP.
"Dan dia juga takut kepada bapaknya. Karena bapaknya seorang pejabat. Itulah dia mau diminta untuk merekam itu," imbuhnya.
Kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David kini ramai diperbincangkan.
Tindakan sadis yang dilakukan oleh anak Eks Pejabat DJP itu pun mendapat kecaman dari berbagai pihak.***