AYOJAKARTA.COM -- Nama Syarifah Ima Syahab selalu menarik perhatian untuk dibicarakan netizen.
Pasalnya, ia merupakan salah satu fans garis keras terpidana mati Ferdy Sambo yang dikenal publik lewat aksi kontroversialnya.
Aksi pertamanya dilakukannya adalah saat Ferdy Sambo masih menjalani sidang atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Syarifah terlihat merangsek masuk ke depan area terdakwa, lolos dari penjagaan ketat petugas yang saat itu sedang mengamankan jalannya sidang.
Atas aksinya tersebut ia kemudian diundang pada podcast yang dimiliki presenter Uya Kuya.
Namun tak berhenti di situ, mendekati akhir persidangan putusan Ferdy Sambo, ia terlihat menyerobot barisan pengamanan dan ingin memeluk pujaan hatinya tersebut.
Aksinya tersebut sempat membuat gaduh karena ia kekeh menolak untuk dikeluarkan dari ruang sidang.
Belakangan ia membuat heboh melalui akun TikTok-nya @syarifah_imasyahab, ia terlihat mengunggah potongan-potongan saat sidang Ferdy Sambo sedang berlangsung.
Akan tetapi hal yang menarik perhatian netizen adalah keterangan yang dituliskan pada video tersebut, "Pak hakim please hukum aku juga, masukan aku satu sel sama pak Sambo".
Selain itu dituliskan kalimat lainnya di bawah video tersebut yakni, "Ya Allah kenapa aku sangat menyayanginya".
Netizen yang melihat unggahan tersebut terlihat tampak keheranan pada kolom komentar.
"Sehat mbak," tulis akun @BFR.
"Boleh kasihan tapi kalau pengen jadi istrinya Sambo, sepertinya Sambo lebih milih ibu PC dunia tidak selebar daun kelor mbak e," tulis akun Jarwati Jarwati129.
Unggahan lain yang mencuri perhatian netizen adalah berupa video yang berisi petisi yang bertujuan memberi dukungan kepada Ferdy Sambo.
Sontak saja petisi yang telah ditandatangani sebanyak 282 orang itu mendapatkan cibiran dari warganet yang kebetulan melihat video tersebut.
Beberapa akun bahkan menuliskan kalimat yang agak menohok terkait sikap berlebihan yang ditunjukkannya tersebut.
"Agak lain kurasa manusia ini," tulis akun @Biruni.
"Iya terserah, kamu mau bela itu mantan Jenderal kaya gimana pun publik sudah punya penilaian sendiri dan hakim sudah ketuk palu," tulis akun @zeomsozary.***