AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam, Mahfud MD menegaskan dirinya tak mendukung Anies Baswedan di dunia politik.
Termasuk soal wacana Anies Baswedan akan maju ke Pilpres 2024..
Ia menegaskan jika Anies Baswedan tak akan bisa maju dalam Pilpres 2024.
Tak hanya itu, Mahfud MD mengatakan bahwa ada sosok yang didukungnya maju dalam Pilpres 2024 nanti.
Hal ini disampaikan secara terang-terangan oleh Mahfud MD dalam acara Kick Andy yang dipandu oleh Andi F Noya.
Bermula saat Denny Indrayana bertanya soal peluang Anies Baswedan ikut dalam bursa Pilpres 2024.
"Saya bilang kalau dukungan partai lain selain yang tiga itu susah karena partai lain sudah punya sikap," ucap Mahfud MD.
"Nggak mungkin (maju jadi presiden)" tambahnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube MetroTV pada Selasa (21/2/2023).
Baca Juga: Beredar Kabar Surya Paloh Diculik Pendukung Anies Baswedan, Benarkah Faktanya?
Diungkapkan jika setiap tahun sikap partai politik berubah.
Mahfud MD juga menyinggung soal rekam jejak dan masalah hukum yang bisa menjadi penghalang mendapatkan gelar RI 1.
Namun masalah Anies Baswedan yang mana tak diungkapkan secara gamblang oleh Mahfud MD.
"Sudah terbuka kasus itu bahkan setiap mau pemilu selalu muncul kasus itu," ujarnya.
Meski tak mendukung Anies Baswedan, Mahfud MD membantah jika ada usaha pemerintah untuk menjegal langkah mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Termasuk membantah soal kabar Jokowi sudah mempersiapkan orang-orang pilihannya agar maju dalam Pilpres 2024.
"Kalau ada oknum di dalam bahkan ketua partai oleh anak buah itu banyak, oknum banyak, tapi kalau partai resminya enggak ada," timpal Mahfud MD.
Menko Polhukam tersebut kembali menegaskan bahwa ia tidak mendukung Anies Baswedan.
Bahkan ia mengatakan sudah memiliki preferensi pribadi.
"Saya enggak dukung Anies. Jelas. Ada alternatif? Ya tentu saya menyebut preferensi saya si A oke," jelasnya tegas.
Namun, Mahfud MD tak bisa mengatakan sosok yang dimaksud karena saat ini ia menjabat sebagai Menko Polhukam.
"Tapi saya enggak bilang dukung karena saya Menko Polhukam," tegasnya mengakhiri.***